Harga Kopi

Akses Jalan Mulai Normal Pascabencana, Harga Kopi Gayo di Takengon Perlahan Stabil

Saat ini akses jalan kembali normal, distribusi kopi Gayo pun juga sudah lancar dan harga juga mulai merangkak naik.

|
Editor: Sri Widya Rahma
Dokumen Kiriman Warga/Toyib
HARGA KOPI GAYO - Kopi Gayo di Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (6/11/2025). Update harga kopi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (9/1/2026). (Foto arsip TribunGayo.com, November 2025). 
Ringkasan Berita:
  • Harga kopi Gayo mulai naik setelah sebelumnya anjlok akibat bencana hidrometeorologi (banjir bandang dan longsor) yang memutus jalan lintas nasional.
  • Di Kecamatan Jagong Jeget, harga kopi Gayo kini berada di Rp 19.000 per kilogram.
  • Faktor utama naik-turunnya harga saat ini adalah kondisi akses jalan. 

TribunGayo.com, TAKENGON - Update harga kopi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Sempat Anjlok Saat Bencana, Harga Kopi Gayo di Takengon Kini Tembus Rp 23.000 per Bambu

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunGayo.com, harga kopi Gayo saat ini mulai mengalami kenaikan setelah sempat anjlok pascabencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan longsor yang memutus jalan lintas nasional.

Harga Kopi Gayo di Kecamatan Jagong Jeget

Salah seorang petani kopi di Kecamatan Jagong Jeget, Toyib kepada TribunGayo.com, Jumat (9/1/2026), menyebutkan bahwa harga kopi Gayo di daerahnya saat ini berada di angka Rp 19.000 per kilogram (Kg).

Harga tersbut naik signifikan dari harga sebelumnya yang sempat melemah di level Rp 10.000 per kg hingga Rp 12.000 per kg, akibat kondisi pascabencana yang menyebabkan jalan di berbagai daerah baik penghubung antar kecamatan maupun kabupaten putus total.

Sehingga kopi menumpuk di toke (pengepul) karena tidak dapat di distribusikan keluar daerah dan menyebabkan harga anjlok. 

"Kemeren aku jual kopi udah lumayan harganya, Rp 19.000 per kilogram. Udah Alhamdullilah itu daripada sebelumnya," ujar Toyib.

Akses Jalan Mulai Normal, Harga Kopi Mulai Stabil

Menurut Toyib, saat ini yang menjadi faktor utama naik turunnya harga kopi Gayo ialah akases jalan.

Baca juga: Dampak Bencana Hidrometeorologi, Harga Kopi Gayo di Gayo Lues Merosot Tajam

"Sebelum bencana kan harga kopi lagi naik-naiknya, memang dari pembeli luar yang belinya mahal.

Tapi setelah terjadi bencana, jalan putus, kopi kan gak bisa dikirim jadi numpuk di toke-toke, mungkin karena itu jadi turun," ungkapnya.

Namun, saat ini akses jalan kembali normal, distribusi kopi Gayo pun juga sudah lancar dan harga juga mulai merangkak naik.

Kondisi ini tentunya, menjadi kabar baik bagi para petani kopi di wilayah tengah Aceh.

Harga Kopi Gayo Berbeda-beda

Perlu diketahui, bahwa harga kopi Gayo di setiap wilayah bervariasi yang disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya:

  • Sistem penjualan
  • Kondisi pasar lokal
  • Kualitas
  • Jenis kopi
  • Dan lainnya

Bahkan, antar toke (pengepul) dalam satu desa pun harga kopi Gayo dapat berbeda-beda. (*)

(TribunGayo.com/Sri Widya Rahma)

Baca juga: Hujan Tak Kunjung Reda, Harga Kopi Arabika Gayo di Bener Meriah Anljok

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved