Banjir Aceh Tenggara
Material Banjir Bandang Masih Menumpuk di Ketambe Aceh Tenggara
Sudah satu bulan lebih material banjir bandang dan kayu gelondongan masih menumpuk di pemukiman penduduk, di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
Ringkasan Berita:
- Sudah satu bulan lebih material banjir bandang dan kayu gelondongan masih menumpuk di pemukiman penduduk, di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.
- Musibah banjir bandang yang melanda Aceh Tenggara terjadi pada Kamis (27/11/2025).
- Namun, kehidupan sehari-hari masyarakat belum maksimal, karena pemukiman penduduk masih berserakan material banjir bandang.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Sudah satu bulan lebih material banjir bandang berupa batu dan kayu gelondongan masih menumpuk di pemukiman penduduk, di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.
Musibah banjir bandang yang melanda Aceh Tenggara terjadi pada Kamis (27/11/2025).
Namun, kehidupan sehari-hari masyarakat belum maksimal, karena pemukiman penduduk masih berserakan material banjir bandang.
Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah, Kamis (8/1/2026) mengatakan material bebatuan dan tanah masih menempel di pemukiman penduduk dan harus dibersihkan secepatnya.
Karena pada Februari 2026 akan memasuki bulan Suci Ramadhan dan kemudian disusul dengan Lebaran Idul Fitri.
"Jadi, agar masyarakat nyaman beribadah dan tinggal di rumah, tentunya kita bersama-sama bahu-membahu untuk mempercepat transisi pemulihan pascabencana banjir bandang Aceh Tenggara," kata Dahrinsyah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggelar gotong royong massal lanjutan di lokasi banjir bandang, Kecamatan Ketambe.
Pasalnya, sudah sebulan lebih material bebatuan dan kayu gelondongan masih menggunung di pemukiman penduduk.
"Gotong royong massal jilid II ini perlu dilanjutkan kembali dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur pemuda desa, para tenaga honorer, Satpol PP, ASN dan pejabat jajaran Pemkab Aceh Tenggara.
Karena, saat ini Aceh Tenggara memasuki transisi pemulihan pascabanjir bandang tiga bulan mendatang.
Ini, udah berjalan sebulan lebih, namun material bebatuan dan kayu gelondongan menggunung di pemukiman penduduk, khususnya di lokasi banjir bandang Kecamatan Ketambe," sebutnya. (*)
Baca juga: Pengamat Minta Disdik Aceh Lakukan Mutasi Kepsek dan Audit Dana BOS di Aceh Tenggara
Baca juga: Benahi Pengelolaan Sampah, Aceh Tenggara Optimistis Raih Adipura 2027
Baca juga: Keterbatasan Armada, DLH Aceh Tenggara Hanya Angkut 30 Ton Sampah per Hari
| Penanganan 14 Hari Tanggap Darurat Bencana Banjir Aceh Tenggara, Pemkab Realisasikan Rp 1,7 M |
|
|---|
| Pipa Diterjang Banjir, Pasokan Air PDAM Tirta Agara di Dua Kecamatan Terhenti |
|
|---|
| Bupati Aceh Tenggara Kerahkan 5 Alat Berat Bersihkan Kayu Gelondongan Banjir Bandang di Ketambe |
|
|---|
| Jalan Nasional Aceh Tenggara-Gayo Lues hingga Ise-ise Sudah Bisa Dilalui Kendaraan Bermotor |
|
|---|
| Jembatan Salim Pipit di Aceh Tenggara Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan Bermotor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/banjir-bandang-aceh-tenggara-0801.jpg)