Banjir Aceh Tenggara

Material Banjir Bandang Masih Menumpuk di Ketambe Aceh Tenggara

Sudah satu bulan lebih material banjir bandang dan kayu gelondongan masih menumpuk di pemukiman penduduk, di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
TribunGayo.com/Asnawi Luwi
KAYU MENUMPUK - Material banjir bandang batu dan kayu gelondongan menumpuk di lokasi banjir bandang Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah, Kamis (8/1/2026) mengatakan material bebatuan dan tanah masih menempel di pemukiman penduduk dan harus dibersihkan secepatnya. 
Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Sudah satu bulan lebih material banjir bandang berupa batu dan kayu gelondongan masih menumpuk di pemukiman penduduk, di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.

Musibah banjir bandang yang melanda Aceh Tenggara terjadi pada Kamis (27/11/2025).

Namun, kehidupan sehari-hari masyarakat belum maksimal, karena pemukiman penduduk masih berserakan material banjir bandang.

Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah, Kamis (8/1/2026) mengatakan material bebatuan dan tanah masih menempel di pemukiman penduduk dan harus dibersihkan secepatnya.

Karena pada Februari 2026 akan memasuki bulan Suci Ramadhan dan kemudian disusul dengan Lebaran Idul Fitri. 

"Jadi, agar masyarakat nyaman beribadah dan tinggal di rumah, tentunya kita bersama-sama bahu-membahu untuk mempercepat transisi pemulihan pascabencana banjir bandang Aceh Tenggara," kata Dahrinsyah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggelar gotong royong massal lanjutan di lokasi banjir bandang, Kecamatan Ketambe.

Pasalnya, sudah sebulan lebih material bebatuan dan kayu gelondongan masih menggunung di pemukiman penduduk.

"Gotong royong massal jilid II ini perlu dilanjutkan kembali dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur pemuda desa, para tenaga honorer, Satpol PP, ASN dan pejabat jajaran Pemkab Aceh Tenggara.

Karena, saat ini Aceh Tenggara memasuki transisi pemulihan pascabanjir bandang tiga bulan mendatang.

Ini, udah berjalan sebulan lebih, namun material bebatuan dan kayu gelondongan menggunung di pemukiman penduduk, khususnya di lokasi banjir bandang Kecamatan Ketambe," sebutnya. (*)

Baca juga: Pengamat Minta Disdik Aceh Lakukan Mutasi Kepsek dan Audit Dana BOS di Aceh Tenggara

Baca juga: Benahi Pengelolaan Sampah, Aceh Tenggara Optimistis Raih Adipura 2027

Baca juga: Keterbatasan Armada, DLH Aceh Tenggara Hanya Angkut 30 Ton Sampah per Hari

 

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved