Berita Aceh Tenggara Hari Ini
DLH Aceh Tenggara Imbau Masyarakat untuk Membuang Sampah pada Tempatnya
Diketahui, produksi sampah rumah tangga dan jenis sampah lainnya di Kabupaten Aceh Tenggara mencapai 114 ton per hari.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Sri Widya Rahma
Ringkasan Berita:
- Kepala DLH, Ahmad Yani Desky, mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran membuang sampah pada tempatnya.
- DLH berkolaborasi dengan masyarakat dan stakeholder agar pengelolaan sampah lebih baik, demi meraih penghargaan Adipura tahun 2027.
- DLH telah menyediakan tempat sampah untuk mencegah pembuangan sembarangan.
- Saat ini DLH bekerja sama dengan pihak desa untuk mengatasi sampah di pedesaan.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Tenggara, Ahmad Yani Desky mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam membuang sampah pada tempatnya.
Baca juga: Benahi Pengelolaan Sampah, Aceh Tenggara Optimistis Raih Adipura 2027
"Kita akan berkabolarasi dengan masyarakat dan stakeholder bagaimana agar sampah-sampah ini bisa terkoordinir dengan baik.
Sehingga kedepannya kita harapkan untuk meningkatkan pembangunan sehingga Aceh Tenggara bisa mendapatkan Adipura tahun 2027 mendatang. Insyaallah dengan dukungan masyarakat, kita optimis bisa mendapatkan Adipura," harap Ahmad Yani.
Menurutnya, saat ini di Kota Kutacane, pihak DLH telah menata dan menyediakan tempat sampah agar sampah rumah tangga tidak lagi dibuang sembarangan.
Keterbatasan Armada Pengangkut
Diketahui, produksi sampah rumah tangga dan jenis sampah lainnya di Kabupaten Aceh Tenggara mencapai 114 ton per hari.
Rata-rata setiap penduduk diperkirakan menghasilkan sekitar 0,5 kilogram (Kg) sampah per hari.
Namun, dari jumlah tersebut, DLH Aceh Tenggara hanya mampu mengangkut sekitar 30 ton sampah setiap harinya.
Baca juga: Keterbatasan Armada, DLH Aceh Tenggara Hanya Angkut 30 Ton Sampah per Hari
"Sampah rumah tangga 114 ton per hari. Namun, yang bisa diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Selamat Indah Kecamatan Semadam hanya 30 ton perharinya.
Hal ini karena minimnya fasilitas mobil dum truk," ujar Sekretaris DLH Aceh Tenggara, Sapta Marga kepada TribunGayo.com, Rabu (7/1/2026).
Ia menjelaskan, jumlah mobil dum truk pengangkut sampah pada tahun 2023 hanya sebanyak tujuh unit.
Pada tahun 2025, jumlah tersebut bertambah menjadi total 12 unit.
Sementara itu, kebutuhan ideal armada dum truk saat ini mencapai sekitar 35 unit.
Lanjutnya, saat ini DLH Aceh Tenggara tengah melakukan berbagai upaya dan bekerjasama dengan pihak desa untuk mengangkat sampah-sampah yang ada di pedesaan. (*)
Baca juga: Jalan Kumbang Indah di Aceh Tenggara Terancam Putus dan Jadi Lokasi Buang Sampah
sampah
DLH
Aceh Tenggara
Kutacane
TribunGayo.com
berita tribun gayo hari ini
berita aceh tenggara hari ini
| Pria di Aceh Tenggara Ditangkap karena Rudapaksa Anak Tiri Berulangkali |
|
|---|
| 281 Penerima Bansos di Aceh Tenggara Dicoret karena Terdeteksi Judi Online |
|
|---|
| Tanggul Jembatan Natam Jebol Diterjang Sungai Alas, Akses Transportasi Lumpuh Total |
|
|---|
| Dua Pria di Aceh Tenggara Ditangkap Polisi dengan 14 Paket Sabu |
|
|---|
| Pengamat Minta Disdik Aceh Lakukan Mutasi Kepsek dan Audit Dana BOS di Aceh Tenggara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Lingkungan-Hidup-DLH-Aceh-Tenggara-Ahmad-Yani-Desky.jpg)