Rabu, 29 April 2026

Banjir Bener Meriah

195 Unit Huntara Dibangun di Timang Gajah Bener Meriah, Babinsa Turun Tangan Pantau Progres

Pihaknya berkomitmen mendukung penuh BNPB dan pelaksana proyek agar pembangunan selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Tayang:
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
Dok Humas Kodim 0119 Bener Meriah
PEMBANGUNAN HUNTARA - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03 Timang Gajah memantau langsung proses pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana alam di Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (15/1/2026). Pihaknya berkomitmen mendukung penuh BNPB dan pelaksana proyek agar pembangunan selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. 
Ringkasan Berita:
  • Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03 Timang Gajah memantau langsung proses pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana alam, di Kampung Tunyang Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Kamis (15/1/2026).
  • Plt Camat Timang Gajah, Andi Syahputra, sebelumnya menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan langkah percepatan pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal sementara yang layak sebelum hunian tetap (Huntap) direalisasikan.

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03 Timang Gajah memantau langsung proses pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana alam, di Kampung Tunyang Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Kamis (15/1/2026).

​Danramil 03/TG, Kapten Inf Takdir Anur, melalui Babinsa Koptu Aruwiya menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan kolaborasi antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan PT Waskita Karya.

​"Kehadiran kami di lokasi adalah untuk memastikan kelancaran pembangunan.

Sebagai satuan teritorial, kami bertugas melakukan monitoring, membantu koordinasi, serta menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar agar proyek ini tidak menemui kendala di lapangan," ujar Koptu Aruwiya.

​Ia menambahkan, ketersediaan hunian yang layak sangat krusial bagi warga terdampak. 

Pihaknya berkomitmen mendukung penuh BNPB dan pelaksana proyek agar pembangunan selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

​Secara teknis, pembangunan Huntara di wilayah Kecamatan Timang Gajah dibagi menjadi dua porsi pengerjaan. 

BNPB bertanggung jawab membangun 68 unit rumah, sementara Kementerian PU menangani 127 unit rumah dan seluruh hunian tersebut dipusatkan di Kampung Tunyang.

Langkah Cepat Pemerintah Sediakan Tempat Tinggal Sementara

​Plt Camat Timang Gajah, Andi Syahputra, sebelumnya menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan langkah percepatan pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal sementara yang layak sebelum hunian tetap (Huntap) direalisasikan.

​"Laporan saat ini berfokus pada rencana dan eksekusi di Kampung Tunyang oleh BNPB dan Kementerian PU.

Kami berharap sinergi antara TNI dan instansi terkait ini membuat prosesnya berjalan optimal dan sesuai rencana," ungkap Andi.

Sementara dengan adanya pengawasan ketat dari pihak Koramil dan pemerintah kecamatan.

Maka diharapkan masyarakat terdampak bencana di Timang Gajah dapat segera memiliki tempat bernaung yang lebih aman dan nyaman. (*)

Baca juga: Harga Kopi Gayo di Aceh Tengah-Bener Meriah Terus Naik Rabu 14 Januari 2025

Baca juga: Jembatan Bailey Wih Kanis Bener Meriah Rampung, Akses Menuju Syiah Utama Kembali Terbuka

Baca juga: Kawal Nasib Rakyat, Bupati Bener Meriah Ingatkan Reje: Jangan Main-main dengan Data Bencana!

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved