Berita Aceh Hari Ini

DAFTAR Nama Desa dan Dusun Hilang Diterjang Banjir di Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara

Banjir besar dan longsor melanda Aceh menyebabkan banyak desa dan dusun hilang pada 26 November 2025 silam.

Editor: Rizwan
TribunGayo.com/Asnawi Luwi
KAYU MENUMPUK - Material banjir bandang batu dan kayu gelondongan menumpuk di lokasi banjir bandang Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir besar melanda Aceh menyebabkan banyak desa dan dusun hilang pada 26 November 2025 silam.
  • Sedikitnya 55 wilayah, terdiri dari 21 gampong/desa dan 34 dusun di tujuh kabupaten/kota dilaporkan hilang dan tidak lagi layak huni akibat terjangan banjir bandang dan longsor.
  • Wilayah terdampak tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Bireuen. 

TRIBUNGAYO.COM - Banjir besar dan longsor melanda Aceh menyebabkan banyak desa dan dusun hilang pada 26 November 2025 silam.

Dari data sementara sedikitnya 55 wilayah, terdiri dari 21 gampong/desa dan 34 dusun di tujuh kabupaten/kota dilaporkan hilang dan tidak lagi layak huni akibat terjangan banjir bandang dan longsor.

Dari 7 kabupaten/kota masuk di antaranya Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara yang merupakan daerah dataran tinggi Gayo dan Alas.

Melansir Serambinews.com, bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025 meninggalkan dampak besar bagi kehidupan masyarakat. 

Seluruh penduduk dari wilayah terdampak terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman atau ke rumah kerabat.

Wilayah terdampak tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Bireuen. 

Kerusakan di sejumlah lokasi dilaporkan sangat parah, bahkan di beberapa desa hampir seluruh kawasan permukiman lenyap tersapu material banjir dan longsor dan kondisi tersebut berdampak langsung pada jalannya pemerintahan desa. 

Di banyak wilayah, aktivitas pemerintahan tidak dapat berjalan normal karena perangkat desa turut mengungsi bersama warga. 

 Namun, di sebagian daerah lain, pemerintahan desa mulai kembali aktif meski masih dalam keterbatasan.

Berdasarkan pembaruan data hingga 7 Januari 2026 pukul 19.30 WIB, di Kabupaten Aceh Tamiang tercatat sejumlah desa dan dusun hilang di Kecamatan Sekerak, Karang Baru, Kota Kuala Simpang, dan Bandar Pusaka. 

Sementara di Aceh Utara, dusun-dusun di Kecamatan Sawang dan Langkahan turut terdampak, dengan sebagian pemerintahan desa sudah kembali berfungsi.

Di Kabupaten Nagan Raya, dua desa dilaporkan hilang dan pemerintahan desa belum dapat berjalan karena masih berada di pengungsian. 

Kondisi serupa terjadi di Aceh Tengah dan Gayo Lues, di mana sejumlah desa di beberapa kecamatan dinyatakan hilang dan warganya masih mengungsi.

Adapun di Aceh Tenggara dan Bireuen, beberapa dusun dilaporkan hilang, namun sebagian pemerintahan desa mulai aktif kembali meski warga belum sepenuhnya dapat kembali ke permukiman asal.

Pemerintah saat ini terus melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak bencana tersebut. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved