Berita Aceh Hari Ini
189 Ribu Rumah di Sumatra Terdampak Bencana, Aceh Catat Kerusakan Terparah
“Aceh menjadi wilayah dengan dampak paling besar,” ujar Maruarar saat memaparkan data kerusakan perumahan.
Ringkasan Berita:
- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengungkapkan jumlah rumah yang terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatra yakni Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat mencapai sekitar 189.000 unit.
- “Aceh menjadi wilayah dengan dampak paling besar,” ujar Maruarar saat memaparkan data kerusakan perumahan.
- Adapun Kementerian PKP telah menyiapkan 53 titik lahan relokasi di Provinsi Aceh untuk penanganan rumah terdampak bencana.
TRIBUNGAYO.COM - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengungkapkan jumlah rumah yang terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatra yakni Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat mencapai sekitar 189.000 unit.
Angka ini menunjukkan skala kerusakan yang sangat besar dan menjadi tantangan serius bagi pemerintah dalam upaya pemulihan pascabencana.
Pernyataan tersebut disampaikan Maruarar dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana Sumatera yang digelar bersama DPR dan pemerintah di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Dalam forum tersebut, ia menekankan bahwa Aceh menjadi wilayah dengan dampak paling besar.
“Aceh menjadi wilayah dengan dampak paling besar,” ujar Maruarar saat memaparkan data kerusakan perumahan.
Rincian Kerusakan Perumahan
Maruarar memaparkan data kerusakan rumah berdasarkan kategori rusak berat:
- Aceh: 64.740 unit.
- Sumatra Utara: 18.341 unit.
- Sumatra Barat: 6.627 unit.
Sementara kategori rusak sedang:
- Aceh: 40.103 unit
- Sumatera Utara: 3.616 unit
- Sumatera Barat 2.842 unit.
Adapun rumah rusak atau hanyut:
- Aceh: 13.969 unit
- Sumatera Utara: 937 unit
- Sumatera Barat 791 unit.
“Kalau kita akumulasikan seluruh kategori, total rumah terdampak kurang lebih 189 ribu unit,” kata Maruarar.
Menurut Maruarar, data tersebut menjadi dasar pemerintah untuk mempercepat langkah relokasi dan pembangunan kembali rumah warga terdampak.
PKP Siapkan 53 Titik Lahan Relokasi di Aceh
Adapun Kementerian PKP telah menyiapkan 53 titik lahan relokasi di Provinsi Aceh untuk penanganan rumah terdampak bencana.
Maruarar menyebut, total luas lahan relokasi yang diusulkan di Aceh mencapai 473,09 hektare.
“Dari luasan tersebut, daya tampung rumah yang dapat terbangun mencapai 28.311 unit,” kata Maruarar.
Dia menjelaskan, lahan relokasi tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari lahan pemerintah daerah, lahan negara, BUMN/BUMD, hingga swasta.
Dari total 153 titik, 24 lokasi telah diverifikasi lapangan dan dinyatakan layak.
bencana
banjir bandang
longsor
Aceh
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman
Maruarar Sirait
TribunGayo.com
| Harga Emas di Abdya Kembali Merangkak Naik, Daya Beli Warga Tetap Stabil |
|
|---|
| Pemkab Pidie Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Penanganan Bencana |
|
|---|
| Sempat Alami Pemangkasan karena Efisiensi, Kini Anggaran TKD Aceh Dikembalikan |
|
|---|
| BURUAN Batas 15 Januari Ini, Korban Banjir dan Longsor di Aceh Rumah Rusak Segera Lapor Kepala Desa |
|
|---|
| Dua Jembatan Bailey Sebagai Akses Tranportasi ke Aceh Tengah Sudah Bisa Dilintasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Kondisi-bangunan-di-Kampung-Lampahan-Kabupaten-Bener-Meriah.jpg)