Senin, 27 April 2026

Piala Thomas dan Uber 2024

Lewat Pundak Jojo Cs, Rekor 28 Tahun Silam Bisa Terulang

Tim badminton Indonesia berhasil menuju laga final Thomas dan Uber Cup 2024, hal ini mengingat momentum pada kejayaan masa lalu.

Editor: Malikul Saleh
BADMINTON PHOTO/YVES LACROIX
Tim badminton Indonesia berhasil menuju laga final Thomas dan Uber Cup 2024, hal ini mengingat momentum pada kejayaan masa lalu. 

TRIBUNGAYO.COM - Tim badminton Indonesia berhasil menuju laga final Thomas dan Uber Cup 2024, hal ini mengingat momentum pada kejayaan masa lalu.

Prestasi ini ingatkan keberhasilan tim putra dan putri Indonesia 28 tahun yang lalu, saat Harijanto Arbi, Susy Susanti, dan rekan-rekan mereka mencapai final bersama-sama.

Perjalanan gemilang tim Indonesia dalam perebutan Thomas Uber Cup tahun ini menyedot perhatian.

Gregoria Mariska Tunjung dan rekan-rekannya memimpin dengan mengalahkan Korea Selatan 3-2, sementara Jonatan Christie unjuk keperkasaan dengan meraih kemenangan 3-0 atas Taiwan.

Partai final antara tim Thomas dan Uber Indonesia akan berlangsung pada Minggu, 5 Mei 2024.

Terakhir kali hal semacam itu terjadi pada tahun 1998, ketika tim Thomas Cup Indonesia yang diperkuat oleh Harijanto Arbi, Ricky Subagja/Rexy Mainaky, dan Hendrawan berhasil mengalahkan Malaysia 3-2 dalam partai final.

Sementara tim putri harus mengakui keunggulan China dengan skor 1-4.

Harapannya, prestasi tim badminton Indonesia di Thomas dan Uber Cup tidak tertular dari edisi 1998, namun tahun 1996.

Yap, dua tahun sebelumnya tim Thomas dan Uber Indonesia juga sukses melenggang ke partai final.

Thomas dan Uber Cup 1996 menjadi tahun terakhir tim badminton Indonesia bisa meraih gelar bersama.

Di partai puncak Thomas Cup 1996, tim badminton Indonesia sukses mengalahkan Denmark lewat kedudukan 5-0.

Saat itu tim Thomas Cup Indonesia diperkuat oleh Harijanto Arbi, Antonius Ariantho, Alan Budikusuma, hingga Ardy iranata.

Sementara, tim Uber Cup Indonesia di final edisi 1996, sukses menggasak China lewat kedudukan 4-1. Kala itu Srikandi Indonesia diperkuat Mia Audina, Susy Susanti, Lili Tampi hingga Finarsih.

Kini, peluang Gregoria Mariska Tunjung dkk maupun Anthony Sinisuka Ginting cs untuk mengulang sukses 28 tahun silam itu terbuka lebar.

Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah lawan yang dihadapi bukanlah tim yang enteng. Tim badminton Indonesia bersua China, baik dari final Thomas maupun Uber Cup 2024.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved