Jumat, 8 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini 29 April 2026 Kembali Melemah, Berikut Rinciannya

Baht Thailand menjadi mata uang dengan penurunan paling besar di kawasan Asia setelah terkoreksi 0,26 persen.

Tayang:
Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
RUPIAH MELEMAH - Foto mata uang indonesia (Rupiah) dan dolar. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini Rabu (29/4/2026) pagi, kembali melemah. 
Ringkasan Berita:
  • Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini Rabu (29/4/2026) pagi, kembali melemah.
  • Di pasar spot, pagi ini rupiah dibuka di posisi Rp17.270 per dolar AS.
  • Pergerakan hingga pukul 09.00 WIB, menunjukkan baht Thailand menjadi mata uang dengan penurunan paling besar di kawasan Asia setelah terkoreksi 0,26 persen.
  • Di tengah tren pelemahan mayoritas mata uang Asia tersebut, yuan China dan ringgit Malaysia justru menjadi mata uang yang bergerak menguat.

TribunGayo.com, NASIONAL - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini Rabu (29/4/2026) pagi, kembali melemah.

Baca juga: Rupiah Berhasil Menguat Rp17.299 per Dolar AS pada Akhir Perdagangan, Masih Berada dalam Tekanan

Di pasar spot, pagi ini rupiah dibuka di posisi Rp17.270 per dolar AS.

Jika dibandingkan dengan posisi pada sehari sebelumnya, Selasa (28/4/2026), yang berada di Rp17.243 per dolar AS, rupiah tercatat melemah sekitar 0,16 persen.

Tekanan terhadap rupiah ini terjadi bersamaan dengan mayoritas pelemahan sejumlah mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS.

Pergerakan hingga pukul 09.00 WIB, menunjukkan baht Thailand menjadi mata uang dengan penurunan paling besar di kawasan Asia setelah terkoreksi 0,26 persen.

Won Korea Selatan juga mengalami pelemahan cukup dalam, yakni sekitar 0,24 persen.

Sementara itu, peso Filipina juga turut anjlok 0,22 persen dan dolar Taiwan melemah 0,16 persen.

Dolar Hong Kong turut mengalami penurunan sebesar 0,06 persen terhadap the greenback di  pagi ini.

Di tengah tren pelemahan mayoritas mata uang Asia tersebut, dolar Singapura menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,06 persen.

Diikuti yuan China dan ringgit Malaysia yang juga menjadi mata uang yang bergerak menguat dengan kenaikan tipis yang sama yakni 0,04 persen terhadap dolar AS pada perdagangan pagi ini.

Serta disusul, yen Jepang yang juga menguat tipis 0,006 persen.

Baca juga: Rupiah Melemah, Siap-siap Harga Kebutuhan Dapur Melonjak

Rincian Pergerakan Mata Uang Terhadap Dolar AS

Berikut rincian pergerakan mata uang terhadap dolar AS pada Jumat (22/4/2026) sore:

  • Baht Thailand: Melemah 0,26 persen
  • Won Korea Selatan: Melemah 0,24 persen
  • Peso Filipina: Melemah 0,22 persen
  • Rupiah Indonesia: Melemah 0,16 persen
  • Dolar Taiwan: Melemah 0,16 persen
  • Dolar Hongkong: Melemah 0,06 persen

Namun, sejumlah mata uang justru mengalami penguatan terhadap greenback, di antaranya:

  • Dolar Singapura: Menguat 0,06 persen
  • Yuan China: Menguat 0,04 persen
  • Ringgit Malaysia: Menguat 0,04 persen
  • Yen Jepang: Menguat 0,006 persen. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id.

Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini 13 April 2026 Anjlok, Sentuh Rp17.124

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved