Rabu, 20 Mei 2026

Tragedi Berdarah di Bireuen

Cekcok Masalah Lembu, Satu Keluarga Bersimbah Darah di Bireuen

Kasus pembacokan itu terjadi di Desa Krueng Meusagop, Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Sabtu (23/7/2022) sekira pukul 14.30 WIB.

Tayang:
Editor: Budi Fatria
Dok IST
Korban Pembacokan - Korban bacok di Krueng Meusagop, Simpang Mamplam Bireuen, Sabtu (23/7/2022), menjalani perawatan, di IGD RSUD dr Fauziah Bireuen. 

TRIBUNGAYO.COM, BIREUEN - Satu keluarga korban pembacokan di Kabupaten Bireuen, harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fauziah.

Kasus pembacokan itu terjadi di Desa Krueng Meusagop, Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Sabtu (23/7/2022) sekira pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan informasi, kasus pembacokan satu keluarga itu terjadi diduga akibat cekcok masalah lembu.

Mirisnya, pelaku dan korban masih ada ikatan kekeluargaan.

"Motif pembacokan satu keluarga yang masih family ini karena masalah lembu,” ujar Keuchik Krueng Meusagop, Ramli Muhammad kepada Serambinews.com, Sabtu (23/7/2022).

Menurutnya, kasus ini bermula dari pelaku JM menangkap sapi korban atas nama Ramli Thaib.

“Awalnya, korban menemui saya dan melaporkan bahwa satu lembu miliknya telah ditangkap oleh pelaku JM,” ungkap Ramli.

Baca juga: Curi HP Kemudian Berkelahi, Lalu Tikam Teman Hingga Tewas, Pria Agara Diringkus Petugas

Baca juga: Sempat Melarikan Diri, Polisi Bekuk Pelaku Penikaman Terhadap Teman Sendiri di Aceh Tenggara

Atas laporan itu, kemudian Keuchik Ramli memberi tahu hal tersebut kepada pelaku JM.

"Ketika itu saya memeberi tahu kepada JM bawah lembu atau sapi yang ditangkap tersebut merupakan milik Ramli Thaib (korban)," ucapnya.

Namun, saat diberi tahu malah pelaku JM menjawab dengan nada kasar dan terjadi selisih paham antara korban dan pelaku.

“Saya benar tidak menyangka pelaku berbuat senekat itu. Karena keduanya masih family dekat. Kalau secara kejiwaan pelaku sangat sehat," pungkas Keuchik.

Saat ini dua korban, yaitu Ramli Thaib dan istrinya harus di larikan ke RSUD Fauziah Bireuen, akibat luka bacok.

Sedangka, ketiga anak Ramli Thaib juga mengalami luka parah, dan harus dirawat di Puskesmas Simpang Mamplam. 

Akibat pembacokan itu, korban atas nama Ramli mengalami luka bacok di bagian kepala.

Baca juga: Motif Tersangka Curi Hp Hingga Tikam Teman Sendiri Meninggal Dunia, Kini Terungkap

Sedangkan Syamsina Arahman mengalami luka di bagian kepala.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved