Sabtu, 11 April 2026

Berita Malaysia

Melisa Warga Aceh Tenggara yang Sakit di Malaysia Sudah Peroleh SPLP

Melisa dikabarkan mengalami gangguan jiwa di perantauannya di Malaysia, dan ia ditampung dan dirawat oleh seorang warga Flores, Nusa Tenggara Timur...

FOTO KIRIMAN HAIKAL
Melisa memperlihatkan Surat Laksa Perjalanan Sementara (SPLP) yang sudah siap di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. 

Melisa dikabarkan mengalami gangguan jiwa di perantauannya di Malaysia, dan ia ditampung dan dirawat oleh seorang warga Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada sebuah rumah di Negeri Jiran.

TRIBUNGAYO.COM, MALAYSIA- Melisa (28) warga asal Desa Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara kini sudah memperoleh Surat Laksa Perjalanan Sementara (SPLP) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia.

Melisa dikabarkan mengalami gangguan jiwa di perantauannya di Malaysia, dan ia ditampung dan dirawat oleh seorang warga Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada sebuah rumah di Negeri Jiran.

Namun, Melisa terkendala biaya untuk pemulangannya dari Malaysia ke Indonesia.

Baca juga: Yahdi Hasan Tanggung Semua Biaya Pemulangan Melisa, Warga Aceh Tenggara yang Sakit di Malaysia

Mendapat kabar tersebut, Anggota DPR Aceh Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan akan membantu pemulangan Melisa ke Tanah Air, bahkan sampai ke kampung halamannya di Aceh Tenggara.

Ia bekerja sama dengan Ketua Sosialisasi Ummah Bansigom Aceh (SUBA) Malaysia, Tgk Bukhari Ibrahim dan Ketua Persatuan Bireuen Bersatu Aceh Malaysia, Haikal.

Informasi yang diperoleh TribunGayo.com dari Ketua Persatuan Bireuen Bersatu Aceh Malaysia, Haikal, Senin (8/8/2022) menyampaikan proses pembuatan Surat Laksa Perjalanan Sementara (SPLP) di KBRI sudah siap.

"Alhamdulillah proses pembuatan SPLP di KBRI sudah siap, tinggal tunggu pembayaran denda di Imigrasi Malaysia," katanya.

Gadis Aceh Tenggara Alami Gangguan Jiwa di Malaysia, Dirawat oleh Warga Flores, Butuh Biaya Pulang

Haikal menambahkan seluruh biaya pemulangan ini ditanggung oleh Yahdi Hasan yang merupakan Anggota DPR Aceh Fraksi Partai Aceh Dapil 8.

Dalam kesempatan ini, Haikal juga berterima kasih kepada Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono dan seluruh staf KBRI di Kuala Lumpur yang selama ini telah membantu warga Aceh mengurus dokumen.

"Saya atas nama Ketua Persatuan Bireuen Bersatu Aceh Malaysia menyampaikan terima kasih kepada Bapak Hermono dan pegawai KBRI yang telah membantu masyarakat Aceh dalam mengurus dokumen," kata Haikal.

Yahdi Hasan Tanggung Semua

Anggota DPR Aceh Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan mengaku akan menanggung seluruh biaya pemulangan Melisa (28) dari Malaysia hingga ke kampung halamannya di Aceh Tenggara.

Melisa warga asal Desa Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan, Kebupaten Aceh Tenggara diketahui mengalami gangguan jiwa di perantauannya di Malaysia.

Dan saat ini Melisa ditampung dan dirawat oleh seorang warga Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada sebuah rumah di Malaysia.

Gadis Aceh Tenggara yang Sakit di Malaysia Bisa Pulang, Difasilitasi Partai Aceh Agara

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved