Video
VIDEO Profil Kampus IAIN Takengon Dari Sekolah Tinggi Hingga Menjadi Institut
IAIN Takengon merupakan kampus negeri pertama di daerah Aceh Tengah yang didirikan pada tahun 1987.
Penulis: Magang | Editor: Bagus Setiawan
TRIBUNGAYO.COM – Kampus IAIN Takengon merupakan kampus negeri pertama di daerah Aceh Tengah.
Kampus IAIN Takengon terletak di pusat kota Takengon, tepatnya di jalan Yos Sudarso no. 10. Takengon, Takengon Barat, Kecamatan. Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.
Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon didirikan pada tahun 1987.
Pada saat itu kampus IAIN Takengon bernama Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Gajah Putih Takengon.
Pada tahun 2004 STIT berubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Gajah Putih.
Perubahan status itu terus berlanjut, pada tahun 2012 STAI resmi menjadi Sekolah Tinggi Agam Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon.
Tidak hanya sampai di situ, seiring berjalannya waktu STAIN Gajah Putih Takengon bertranspormasi kembali menjadi Institut Agama Islam Negeri Takengon pada tahun 2020.
Pada saat ini IAIN Takengon memiliki 3 area kampus yang berbeda, area I berlokasi di jalan Yos Sudarso No. 10 Takengon, Kampus II di jalan Ujung Gergung, Takengon, dan kampus III atau pengembangan di desa Mulie Jadi Kecamatan. Silih Nara, Aceh Tengah.
Area I atau kampus induk IAIN Takengon saat ini aktif digunakan untuk proses pembelajaran mahasiswa pasca sarjana.
Area II atau kampus Ujung Gergung aktif digunakan untuk perpustakaan mahasiswa IAIN Takengon.
Sedangkan area III Mulie Jadi, aktif digunakan untuk proses pembelajaran mahasiswa Strata 1 (S1).
Menurut data tahun 2021, saat ini mahasiswa IAIN Takengon berjumlah 2463 orang.
Terdapat 15 prodi yang ada di dua fakultas IAIN Takengon.
IAIN Takengon masih menggunakan akreditasi pada masa STAIN dengan akteditasi C, dari badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2021 berdasarkan No. SK 482/SK/BAN-PT/AK-PPJ/PT/V/2021.
Saat ini IAIN Takengon sedang dalam proses reakreditasi setelah resmi bertranspormasi menjadi IAIN.