Rabu, 6 Mei 2026

Berita Aceh

Kerugian Dampak Banjir di Aceh Utara saat Ini Sudah Mencapai Rp 65 Miliar

Hasil pendataan sementara kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir yang terjadi di Aceh Utara dari mulai 5-8 Oktober mencapai Rp 65 miliar

Tayang:
Editor: Jafaruddin
For Tribungayo.com
Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI pada Sabtu (8/10/2022) berkunjung ke Aceh Utara untuk memulai pendampingan dalam penanganan darurat banjir di kabupaten itu. 

TRIBUNGAYO,ACEH UTARA – Hasil pendataan sementara kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir yang terjadi di Aceh Utara dari mulai 5 sampai 8 Oktober sudah mencapai Rp 65 miliar.

Namun, angka tersebut dipastikan akan bertambah lagi karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya kerugian yang ditimbulkan setiap kali banjir capai Rp 350 sampai Rp 400 miliar.

Karena banjir yang terjadi di Aceh Utara bukan tahun ini saja, tapi sudah setiap tahun dan sudah berlangsung lama.

Demikian antara lain disampaikan Asisten II Pemkab Aceh Utara Ir Risawan Bentara MT dalam pertemuan dengan Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI pada Sabtu (8/10) di Kantor Bupati Aceh Utara, Landing Kecamatan Lhoksukon.

Baca juga: Terparah di Lhoksukon, Banjir di Aceh Utara Kembali Meluas

Tim BNPB tersebut terdiri Kepala Subdirektorat Fasilitasi Penyelamatan dan Evakuasi Gatot Satria Wijaya, Tenaga Ahli Kepala BNPB, Letkol Inf Santosa, Orizon Alfaraid Staf Direktorat Dukungan Sumberdaya Darurat, dan Riki.

Mereka diterima Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi AP MSi di Kantor Bupati Aceh Utara, Landing.

Juga hadir dalam pertemuan tersebut para asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dari pemaparan Asisten itu diketahui kerugian berdasarkan perkiraan biaya yang harus dikeluarkan nantinya untuk penanganan pekerjaan fisik yang rusak akibat banjir.

Antara lain untuk penanganan darurat tanggul Krueng Peuto di kawasan Desa Trieng, Desa Geumata, Mancang dan sejumlah desa lainnya.

Baca juga: Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh Kirim Bantuan ke Korban Banjir di Aceh Utara

Kemudian penanganan tanggul Krueng Keuretou yang berada di Desa Paya, Desa Serbajaman Tunong,

Selanjutnya penanganan tanggul Krueng Pase yang berada di Madan, Tanjong Baroh, Teupin Ara, Tanjong Mesjid dan Gampong Leupe.

Selain itu, areal tanaman padi yang terendam di Aceh Utara mencapai 2.158, 2 hektare dari 4.958 hektare areal tanam.

“Ini bukan hanya kerugian pemerintah tapi juga masyarakat, karena banyak areal tanaman masyarakat terendam banjir,” katanya.

Namun, angka tersebut diperkirakan akan bertambah lagi, karena selain data tersebut masih sementara juga banyak item kerusakan belum terdata.

“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya kerugian akibat banjir mencapai Rp 350 sampai Rp 400 miliar,” pungkas Risawan Bentara.

Baca juga: Bantuan Pemerintah Aceh untuk Korban Banjir di Aceh Utara Diantar Kalak BPBA 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved