Sabtu, 2 Mei 2026

Wisata Gayo Alas

Wisata Aceh Tenggara, Melihat Orangutan Hewan yang Dilindungi di Indonesia

Orangutan merupakan hewan liar yang harus dilindungi karena memberikan banyak manfaat bagi alam dan manusia.

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
FOTO IST
Orangutan di kawasan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara. 

Laporan Asnawi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Cara terbaik untuk melindungi orangutan adalah dengan terus menjaga habitatnya.

Hal itu dilakukan agar orangutan dapat hidup bahagia di hutan dan terhindar dari konflik dengan manusia.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pemandu Objek Wisata, Rahmad Gandi kepada TribunGayo.com.

Kata dia, ancaman nyata yang dihadapi orangutan adalah alih fungsi hutan dan kebakaran hutan.

Baca juga: Wisata Aceh Tenggara, Bukit Cinta yang Nuansa Romantis dan Nikmatnya Kopi Gayo

Tentu saja ancaman tersebut perlu diwaspadai dan ditangani secepatnya. Perlindungan habitat mutlak harus dilakukan untuk mencegah orangutan dari kepunahan.

Kehilangan habitat merupakan ancaman terbesar kepunahan orangutan yang harus diantisipasi.

Upaya yang dapat dilakukan agar orangutan tetap terjaga kelestariannya adalah dengan menjaga habitatnya.

"Karena seperti yang kita ketahui bahwa perkembangbiakan orangutan memang lambat jika dibandingkan dengan manusia," sebutnya.

Orangutan merupakan salah satu hewan yang dilindungi di Indonesia.

Baca juga: Wisata Aceh Tenggara, Kisah Tugu Naga Kesiangan yang Mendiami Sungai Alas

Selain karena kelangkaannya, ada beberapa alasan lain mengapa orangutan harus dilindungi.

Orangutan merupakan hewan liar yang harus dilindungi karena memberikan banyak manfaat bagi alam dan manusia.

Hilangnya orangutan dapat menyebabkan hilangnya spesies flora dan fauna lain di hutan.

Jadi inilah beberapa alasan mengapa mereka penting. Orangutan adalah hewan arboreal yang memakan daun, buah, dan bagian tanaman lainnya.

Penyebab ancaman terbesar bagi populasi orangutan adalah deforestasi dan perusakan habitat yang banyak terjadi akibat alih fungsi hutan untuk perkebunan kelapa sawit atau untuk lahan pertanian.

Baca juga: Wisata Aceh Tenggara, Keindahan Ketambe yang Dijuluki Sebagai Paru-paru Dunia 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved