Cahaya Aceh
Kadisbudpar Aceh Ajak Berwisata Sejarah ke Makam Teuku Umar
Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal mengajak seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Aceh Barat untuk merawat makam pahlawan nasional, Teuku Umar
Laporan Nurkhalis I Meulaboh
TIBUNGAYO.COM - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal mengajak seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Aceh Barat untuk merawat makam pahlawan nasional, Teuku Umar Johan Pahlawan.
Pernyataan itu disampaikan Almuniza usai mengikuti upacara ziarah memperingati syahidnya Teuku Umar di Desa Mugo, Kabupaten Panton Reu, Aceh Barat, Sabtu (11/2/2023).
Acara peringatan ke 124 tahun syahid pahlawan nasional tersebut diselenggarakan oleh Pemkab Aceh Barat.
Peringatan HUT ke 124 syahid Teuku Umar yang puncaknya di lokasi makam dihadiri Pj Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi, Forkopimda, Kadisbudpar Aceh, dan berbagai kalangan masyarakat serta pembangian hadian juara tapak tilas (perjalanan dari lokasi gugur di Bate Puteh hingga ke lokasi makam).
“Pemerintah provinsi tahun 2021 sudah menggelontorkan dana sekitar Rp 3 miliar untuk membangun (merevitalisasi) akses ke sini (objek wisata sejarah makam Teuku Umar.
Saya harap para budayawan, pegiat wisata dan sejarah, serta masyarakat di Aceh Barat terus menjaga kelestariannya,” ujar Almuniza.
Baca juga: Wisata Aceh Tenggara, 12 Objek Wisata Alam yang Mempesona hingga Mendunia dari Tanoh Alas
Berdasarkan catatan Disbudpar Aceh tahun 2022, di Aceh Barat ada 26 cagar budaya dan total objek wisata sebanyak 35 spot.
Oleh karena itu, Almuniza menilai kota kelahiran Teuku Umar ini memiliki banyak potensi untuk menarik minat kunjungan wisatawan.
Apalagi, pada tahun 2021 Pemerintah Aceh telah menggelontorkan dana sekitar Rp 3,5 miliar untuk merevitalisasi objek wisata religi dan bersejarah itu.
“Banyak potensi yang bisa digarap di sini. Teman-teman bisa membuat atraksi (budaya dan pariwisata), salah satunya kegiatan seperti ini, haul, bisa dimaksimalkan agar wisatawan datang ke sini. Ayo berwisata di salah satu cagar budaya unggulan di Aceh Barat ini,” pungkasnya.
Sejarah singkat Teuku Umar
Teuku Umar adalah salah satu pahlawan nasional dan terkenal dengan strategi gerilyanya melawan penjajahan Belanda.
Status Teuku Umar sebagai seorang pahlawan nasional dikukuhkan dalam SK Presiden No. 087/TK/1973 tanggal 6 November 1973.
Baca juga: Wisata Aceh Tengah, Objek Pantan Terong Berkembang Pesat, Ada Aksesoris Kerawang Gayo
Ketika perang Aceh meletus pada tahun 1873, kala itu Teuku Umar yang masih berumur 19 tahun sudah berjuang di medan perang bersama pejuang-pejuang lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/disbudpar-aceh-di-mugo.jpg)