Sabtu, 11 April 2026

Berita Internasional

2 Kereta Api Tabrakan, 43 Orang Meninggal, Yunani Berkabung & Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kecelakaan dua kereta api di Yunadi menyebabkan sebanyak 43 orang meninggal dunia.

Editor: Rizwan
Kompas.com
Asap tampak mengepul saat petugas pemadam kebakaran dan penyelamat beroperasi setelah dua kereta bertabrakan di Yunani, Rabu (1/3/2023) dini hari. 

TRIBUNGAYO.COM - Kecelakaan dua kereta api di Yunadi menyebabkan sebanyak 43 orang meninggal dunia.

Peristiwa kecelakaan kereta api pada Selasa (28/2/2023) malam membuat Yunani berduka dan bentuk penghormatan kepada korban dikibarkan bendera setengah tiang selama 3 hari.

Dampak dari kecelakaan maut kereta api di Yunani kepala Stasiun ikut ditangkap.

Selain meninggal dunia, sejumlah korban lain mengalami cidera serta dalam penanganan medis.

Mengutip Kompas.com, Kamis (2/3/2023) lembaga berwenang di Yunani telah menangkap kepala stasiun yang bertugas di stasiun dekat dengan lokasi tabrakan antara kereta penumpang dan kereta barang yang menewaskan 43 orang dan melukai 85 lainnya, Rabu (1/3/2023).

Lembaga penyiaran pemerintah ERT mengatakan, kepala stasiun di Larissa, yang terletak 32 kilometer di sebelah selatan dari lokasi kejadian, ditahan setelah pihak berwenang mewawancarainya.

Namun, mereka belum mengungkapkan alasan penangkapan itu.

Baca juga: Pesawat Yeti Airlines yang membawa 72 Penumpang Jatuh di Nepal kini Kotak Hitam Ditemukan

Sejumlah media Yunani melaporkan bahwa kepala stasiun tersebut telah mengarahkan kereta barang ke jalur yang sama yang dilalui oleh kereta penumpang sebelum insiden tersebut terjadi pada Selasa (28/2/2023) malam.

Sejumlah pejabat masih belum mengonfirmasi akan laporan tersebut.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis berjanji “komite pakar independen” akan menyelidiki tabrakan kereta api di bagian utara Yunani yang menewaskan sedikitnya 43 orang dan melukai 85 orang itu.

Dua kereta api bertabrakan di Lembah Tempe pada Selasa malam dan meremukkan gerbong-gerbong yang mengangkut sedikitnya 350 penumpang.

Insiden tersebut merupakan kecelakaan kereta api terburuk di negara itu.

Belum jelas mengapa kedua kereta api yang berasal dari arah berlawanan dapat berada di rel yang sama di dekat lembah sungai yang terletak sekitar 380 kilometer di utara Athena.

Menteri Perhubungan Mundur

Menteri Perhubungan Kostas Karamanlis menyatakan ia bertanggung jawab atas tragedi itu dan mengumumkan pengunduran dirinya.

Baca juga: Update Jumlah Korban Gempa Turki Capai 3 Ribu Orang Tewas, Dunia Ikut Berduka

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved