Berita Internasional
2 Kereta Api Tabrakan, 43 Orang Meninggal, Yunani Berkabung & Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Kecelakaan dua kereta api di Yunadi menyebabkan sebanyak 43 orang meninggal dunia.
TRIBUNGAYO.COM - Kecelakaan dua kereta api di Yunadi menyebabkan sebanyak 43 orang meninggal dunia.
Peristiwa kecelakaan kereta api pada Selasa (28/2/2023) malam membuat Yunani berduka dan bentuk penghormatan kepada korban dikibarkan bendera setengah tiang selama 3 hari.
Dampak dari kecelakaan maut kereta api di Yunani kepala Stasiun ikut ditangkap.
Selain meninggal dunia, sejumlah korban lain mengalami cidera serta dalam penanganan medis.
Mengutip Kompas.com, Kamis (2/3/2023) lembaga berwenang di Yunani telah menangkap kepala stasiun yang bertugas di stasiun dekat dengan lokasi tabrakan antara kereta penumpang dan kereta barang yang menewaskan 43 orang dan melukai 85 lainnya, Rabu (1/3/2023).
Lembaga penyiaran pemerintah ERT mengatakan, kepala stasiun di Larissa, yang terletak 32 kilometer di sebelah selatan dari lokasi kejadian, ditahan setelah pihak berwenang mewawancarainya.
Namun, mereka belum mengungkapkan alasan penangkapan itu.
Baca juga: Pesawat Yeti Airlines yang membawa 72 Penumpang Jatuh di Nepal kini Kotak Hitam Ditemukan
Sejumlah media Yunani melaporkan bahwa kepala stasiun tersebut telah mengarahkan kereta barang ke jalur yang sama yang dilalui oleh kereta penumpang sebelum insiden tersebut terjadi pada Selasa (28/2/2023) malam.
Sejumlah pejabat masih belum mengonfirmasi akan laporan tersebut.
Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis berjanji “komite pakar independen” akan menyelidiki tabrakan kereta api di bagian utara Yunani yang menewaskan sedikitnya 43 orang dan melukai 85 orang itu.
Dua kereta api bertabrakan di Lembah Tempe pada Selasa malam dan meremukkan gerbong-gerbong yang mengangkut sedikitnya 350 penumpang.
Insiden tersebut merupakan kecelakaan kereta api terburuk di negara itu.
Belum jelas mengapa kedua kereta api yang berasal dari arah berlawanan dapat berada di rel yang sama di dekat lembah sungai yang terletak sekitar 380 kilometer di utara Athena.
Menteri Perhubungan Mundur
Menteri Perhubungan Kostas Karamanlis menyatakan ia bertanggung jawab atas tragedi itu dan mengumumkan pengunduran dirinya.
Baca juga: Update Jumlah Korban Gempa Turki Capai 3 Ribu Orang Tewas, Dunia Ikut Berduka
Perdana Menteri Mitsotakis juga mengunjungi lokasi kecelakaan.
Sebelumnya, ia dikutip mengatakan kecelakaan itu adalah "tragedi yang tak terbayang.
Insiden ini melemparkan seluruh gerbong dari rel pada Selasa (28/2/2023) malam dalam kecelakaan kereta paling mematikan di negara itu.
Puluhan lainnya terluka dalam kecelakaan itu dan kebakaran yang terjadi kemudian.
Para pejabat mengatakan jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat lebih lanjut.
Dilansir dari Reuters, seorang kepala stasiun ditangkap saat penyelidik mencoba memahami mengapa kedua kereta itu berada di jalur yang sama.
"Terjadi kepanikan ... api langsung muncul, saat kami berbalik kami dibakar, api ada di kanan dan kiri," kata Stergios Minenis, seorang penumpang berusia 28 tahun yang melompat ke tempat aman dari reruntuhan.
Seorang penumpang yang melarikan diri dari gerbong kelima memberi pernyataan kepada Skai TV.
"Jendela pecah dan orang-orang berteriak ... Salah satu jendela ambruk karena benturan besi dari kereta lain," ujarnya.
Baca juga: Borong 4 Gol, CR7 Jadi Pencetak Hattrick hingga Quattrick Pertama di Liga Arab Saudi Musim 2022-2023
Tim penyelamat terus menjelajahi bongkahan baja yang membara di pagi hari, dan derek mengangkat gerbong penumpang yang tergelincir, jendelanya pecah.
Satu gerbong berdiri miring hampir 90 derajat dari sisa gerbong yang rusak, sementara yang lain miring dengan berbahaya.
Bendera dikibarkan setengah tiang
Bendera dikibarkan setengah tiang di Athena sebagai penghormatan kepada para korban kecelakaan itu, saat pemerintah mengumumkan tiga hari berkabung nasional.
Banyak dari korban diduga merupakan mahasiswa dalam perjalanan kembali dari liburan panjang akhir pekan.
"Ini adalah tragedi yang tak terpikirkan. Duka kami hari ini bersama keluarga para korban," kata Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis di lokasi kecelakaan.(*)
Update Berita Lainnya di TribunGayo.com dan GoogleNews
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/yunani-tabrakan-kereta-api.jpg)