Berita Nasional
Cuaca di Indonesia Makin Panas, BMKG Ungkap Penyebabnya
Istirahat yang cukup sangat penting untuk mengurangi stres pada tubuh dan membantu tubuh memulihkan diri dari cuaca panas.
Pernyataan itu disampaikan ahli iklim dan sejarawan cuaca, Maximiliano Herrera seperti dikutip Tribunnews.com pada Senin (24/4/2023).
Maximiliano Herrera mengatakan ahli meteorologi telah melacak suhu setinggi 45 derajat Celcius terjadi di India, Thailand dan Myanmar.
Baca juga: Jalan Blangkejeren-Tripe Jaya di Gayo Lues Tertimbun Longsor, Akses ke Lokasi Wisata Terganggu
Sementara suhu 42 hingga 43 derajat Celcius dialami Bangladesh, Laos, Vietnam, Nepal, dan China.
Gelombang panas juga dilaporkan terjadi di Asia Tenggara dalam beberapa hari terakhir.
Termasuk di Luang Prabang, Laos, yang mencatat 42,7 celcius di pertengahan April.
Di Thailand, stasiun pemantauan pemerintah mencatat suhu udara mencapai 45,4 Celcius pada hari yang sama.
Suhu di Thailand tersebut memecahkan rekor tertinggi sebelumnya yaitu 44,6 Celcius yang dicapai di Mae Hong Son pada 28 April tahun 2016 lalu.
Di Bangladesh, suhu melonjak di atas 40 Celcius di ibu kota, Dhaka, pada Sabtu (15/4/2023).
Sehingga hari itu menjadi yang terpanas dalam 58 tahun, menyebabkan permukaan jalan mencair.
Pihak BMKG sendiri mencatat bahwa suhu panas di Indonesia dipengaruhi oleh gerak semu Matahari.
Disebutkan lonjakan panas tahun 2023 adalah yang terparah.
Pihak BMKG juga menyebut tren pemanasan global dan perubahan iklim, gelombang panas "heatwave" semakin berisiko berpeluang terjadi 30 kali lebih sering. (*)
Artikel ini telah tayang di Grid.ID
Update berita lainnya di TribunGayo.com dan Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/CUACA-CERAH.jpg)