Esports
Kesuksesan Paper Rex di VCT Masters Tokyo, Ada Peran Penting Analis Asal India
Tahun 2023 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi pelatih Paper Rex, Alexandre "alecks" Sallé.
TRIBUNGAYO.COM - Tahun 2023 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi pelatih Paper Rex, Alexandre "alecks" Sallé.
Di tahun ini, hampir setiap tim Valorant mengalami perubahan dalam roster mereka, baik yang direncanakan maupun yang terpaksa dilakukan.
lalu Paper Rex sendiri melakukan beberapa perubahan strategis, termasuk menambahkan duelist Ilya "something" Petrov di awal VCT Pacific dan menggantikan posisi duelist Jason "f0rsakeN" Susanto.
Selain itu, Benedict "Benkai" Tan juga dicadangkan sebelum Masters Tokyo, dan Patiphan "CGRS" Posri masuk sebagai pengganti salah satu pemain yang mengalami masalah Visa dan tidak dapat bergabung dengan tim di Jepang.
Namun, meskipun dihadapkan pada perubahan tersebut, Paper Rex berhasil meraih pencapaian luar biasa.
Baca juga: Paper Rex Harus Akui Keganasan Fnatic di VCT 2023 Master Tokyo
Setelah berhasil mengalahkan rival-rivalnya di VCT Pacific DRX, mereka harus menghadapi tim raksasa EMEA Fnatic dan akhirnya turun ke lower bracket.
Di jalur ini, f0rsakeN cs berhasil mengalahkan mitra scrim mereka, Edward Gaming, dan NRG Esports dengan skor 2-1, sehingga berhasil mencapai posisi tiga besar.
Dikutip dari OneEsports.com, pelatih alecks mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi di balik layar dalam kesuksesan Paper Rex dan adanya bantuan yang membuat tim ini bisa melangkah jauh dalam turnamen tersebut.
Perubahan dalam roster utama memiliki dampak signifikan pada gaya bermain Paper Rex di Masters Tokyo, karena mereka terpaksa menggunakan gaya yang berbeda untuk menyesuaikan diri dengan kehadiran CGRS.
Penyesuaian taktik untuk mengakomodasi CGRS juga berdampak pada kemampuan tim dalam menghasilkan strategi kreatif, seperti menggunakan agen non-meta.
Baca juga: Paper Rex Mengalahkan DRX Meski Tanpa Something, Kejutan Terjadi di VCT 2023 Master Tokyo
Untuk memastikan tim mencapai hasil terbaik, alecks harus mengorbankan waktu tidurnya dan bangun setiap hari pukul 6 pagi untuk meninjau rekaman pertandingan (VOD) di Masters Tokyo.
Hal ini terungkap dalam wawancara pasca kemenangan semifinal melawan Edward Gaming.
Namun, alecks tidak berjuang sendirian. Ada seorang analis paruh waktu bernama Parth dari India yang membantunya di balik layar.
Parth awalnya menawarkan diri kepada Chief Gaming Officer dan salah satu pendiri Paper Rex, Harley "dns" Orwall, dengan menunjukkan kemampuan analisis data yang dimilikinya.
Parth telah memberikan bantuan dari India sebagai sukarelawan paruh waktu untuk Paper Rex, sambil tetap menjalankan pekerjaan utamanya di sana.