Jumat, 8 Mei 2026

Perang Gayo Alas Lawan Belanda

Perang Gayo-Alas Lawan Belanda: Puisi Gerombolan Anjing Liar

Perang Gayo-Alas melawan kolonialis Belanda menyisakan luka dan duka mendalam.

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mawaddatul Husna
TribunGayo.com
Penyair dan budayawan nasional asal Tanoh Gayo, Fikar W Eda menciptakan puisi berjudul Gerombolan Anjing Liar. 

Perang Gayo-Alas Lawan Belanda: Puisi Gerombolan Anjing Liar

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

TRIBUNGAYO.COM, JAKARTA - Perang Gayo-Alas melawan kolonialis Belanda menyisakan luka dan duka mendalam.

Sekaligus mengepalkan kerasnya  perlawanan, seperti direfleksikan dalam puisi berikut ini.

Gerombolan Anjing Liar

Cipt: Fikar W Eda

Gerombolan anjing pelacak
Mengendus menjejak
meninggalkan asap kematian
Di tiap kampung penaklukan
Jerit kengerian menggema 
Di sunyi rimba  dan lembah senyap
Langit menitikkan kesedihan.


Gerombolan anjing pelacak 
Ganas dan liar,
Menyasar benteng-benteng jauh,
Pegunungan Gayo Alas,
Menumpahkan kekejian,
Darah menggenangi halaman
tikungan dan jurung adalah
Teror ketakutan,


Tubuh diseret  serdadu berkuda
Sampai ujung lapangan,
Lalu ditombak dan potong tiga,
Perempuan diperkosa, 
Sambil tertawa-tawa,
Kepala Pang Jama ditebas dalam satu ayunan,
Diarak keliling kota,
Orang-orang tertunduk  mengucap doa.


Di Belangkejeren, 
Aman Linting dipancung,
Bukit - bukit murung, 
Angin  gunung tercenung
Pohon limbung tanpa dahan 
Daun runduk  tangis  tertahan


Gonggong sihir hitam,
Kolonel kulit putih, 
Tanpa belas kasih, 
Api disiram pada lubang-lubang persembunyian,
Memanggang perempuan dan anak-anak
perkampungan jadi abu
Tiang tinggal arang
Menutup genangan hujan.


Serdadu beringas
Liar dan ganas
trisula buas
Van Heutsz, Daleen, dan Hurgronje,
Melelehkan peradaban Eropa,
Begitu anyir menyisir Pasir, 
Lancang mencincang Gemuyang,
pahit menjepit Durin, 
Menganga luka Badak,
Mencabik  Rikit Gaib,
meranggas Penosan,
Tampeng jadi  sobekan perca,
Benteng berlapis
Kute Reh diiris 
Likat disikat
Lengat Baru diserbu,


Gerombolan anjing liar
Dari Netherland
Di saku sebelah mana 
Kalian simpan tragedi ini,
Dengarkan aku,
Luka berbasuh
Tali berjalin
Asin berpenawar
Aku mengutukmu!!!


Jakarta, Gayo Alas, Padang Panjang, Lampung, Desember 2018.

Update berita lainnya di TribunGayo.com dan Google News

Baca juga: Perang Gayo-Alas Lawan Belanda: Pasukan Colijn Disergap di Bur Ni Intim Intim 

Baca juga: Perang Gayo - Alas Lawan Belanda: Pertempuran Tenge Besi dan Enang-Enang tak Dilaporkan 

Baca juga: Perang Gayo - Alas Lawan Belanda: Reje dan Penghulu Menolak Menghadap Van Daalen

Baca juga: Perang Gayo - Alas Lawan Belanda: Van Daalen Bawa Insinyur Pertambangan dan 198 Karabijn

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved