Berita Nasional
Serikat Perusahaan Pers Deklarasikan Enam Petisi Pada Rakernas di Bali
Dalam hal ini SPS Indonesia menyerukan kepada semua pihak, terutama pemerintah, untuk mengambil peran aktif menyelamatkan pers Indonesia.
Serikat Perusahaan Pers Deklarasikan Enam Petisi Pada Rakernas di Bali
TRIBUNGAYO.COM, BALI - Pers merupakan lembaga yang berfungsi mencari, mengolah, dan mendistribusikan berita kepada masyarakat, telah tumbuh dan berkembang bersama negara bangsa Indonesia sebelum dan setelah kemerdekaan.
Dalam perjalanan panjang itu, pers Indonesia ikut membangun karakter kemandirian bangsa, membangun kebanggaan nasional, membangun demokrasi, melestarikan kebhinekaan, serta menjadi salah satu sumber kepemimpinan nasional dan daerah.
Baca juga: Ketua DPRK Agara Denny F Roza Ikuti Rakerda & Bimtek Golkar se Aceh
“Tidaklah berlebihan bila kita menempatkan pers Indonesia sebagai warisan bangsa yang harus dijaga bersama, dirawat, dan dilestarikan,” kata Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers (SPS) sekaligus Komisaris Utama Pikiran Rakyat, Januar P Ruswita pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SPS 2023 yang berlangsung di Denpasar, Bali, Kamis (10/8/2023).
Dalam hal ini SPS Indonesia menyerukan kepada semua pihak, terutama pemerintah, untuk mengambil peran aktif menyelamatkan pers Indonesia agar tetap menjalankan fungsi dengan baik dan bermartabat.
Peran aktif tersebut diharapkan dalam bentuk ikut membangun ekosistem pers yang memungkinkan pers Indonesia dapat tumbuh secara sehat dari sisi bisnis maupun editorial.
Baca juga: Pemerintah Gandeng BSSN Tes CPNS 2023 dan PPPK, Naskah Soal Ditulis Oleh 173 Penulis dari 35 Kampus
Menurut Januar, berbagai tantangan di bidang editorial maupun bisnis telah dilewati. Tantangan itu membentuk dan menjadikan pers Indonesia seperti hari ini.
Perubahan teknologi mengubah secara mendasar cara masyarakat mencari, mengolah, dan mendistribusikan informasi.
Pers, sebagai bagian integral dari masyarakat, ikut merasakan dampak perubahan tersebut.
Bahkan, bagi pers, perubahan tersebut terasa demikian mendasar hingga menyentuh pondasi eksistensinya.
“Pertama-tama, perubahan teknologi yang begitu cepat dan berdampak masif melumpuhkan kemampuan bisnis pers.
Pada gilirannya, pers Indonesia yang lemah secara finansial, menghadapi tantangan sangat serius pada jantungnya, kemampuan mencari, mengolah, dan mendistibusikan berita kepada masyarakat,” papar Januar.
Baca juga: Kalahkan PSM Makasar, Bali United ke Puncak Klasemen, Ini Jadwal Liga 1 BRI 2023/2024 Pekan Ke-8
Tantangan tersebut sangat serius, lanjut Januar, sehingga mengancam keberlanjutan lembaga pers, profesi wartawan, dan tentu saja misi suci pers untuk membangun karakter dan kemandirian bangsa.
Membangun kebanggaan nasional, membangun demokrasi, membangun dan melestarikan kebhinekaan, serta menjadi salah satu sumber kepemimpinan nasional dan daerah.
Adapun Enam Petisi SPS Indonesia yang diserukan pada Rakernas SPS 2023:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/PENGHARGAAN-SPS.jpg)