Senin, 27 April 2026

HRB Menjamu Pelajar Aceh Singkil-Subulussalam yang Studi di Timur Tengah

Mereka yang dijamu adalah alumni pesantren/dayah putra-putri Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam yang sedang menjalani studi di Timur Tengah.

|
Editor: Khalidin Umar Barat
For TRIBUNGAYO.COM
Haji Rasyid Bancin (HRB) menggelar pertemuan dengan para pelajar asal Kota Subulussalam dan Aceh Singkil yang sedang menimba ilmu di Timur Tengah. Pertemuan yang dirangkai dengan jamuan makan tersebut berlangsung di Romansia Restaurant, Kota Mekkah Al-Mukarramah, Kamis (07/09/2023). 

TRIBUNGAYO.COM, MEKKAH - Haji Rasyid Bancin (HRB) menggelar pertemuan dengan para pelajar asal Kota Subulussalam dan Aceh Singkil yang sedang menimba ilmu di Timur Tengah.

Pertemuan yang dibingkai dengan jamuan makan tersebut berlangsung di Romansia Restaurant, Kota Mekkah Al-Mukarramah, Kamis (07/09/2023).

Mereka yang dijamu adalah alumni pesantren/dayah putra-putri Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam yang sedang menjalani studi di Timur Tengah.

Jamuan ini merupakan kesekian kali dilakukan Haji Rasyid Bancin. Sebab, sudah menjadi kebiasaan ustaz yang akrab disapa HRB itu setiap berada suatu daerah di tanah air atau berkunjung ke negara-negara tertentu dirinya menyempatkan waktu untuk menyambangi pelajar atau perantau yang berasal dari Aceh.

Pertemuan ini dia lakukan di sela-sela program perjalanan umrohnya bersama jamaah PT. Rasyindo Citra Sepadan (RCS), Kota Subulussalam.

Dalam pertemuan itu, HRB berdiskusi dengan mengajukan tentang konsep kemajuan dan pengembangan sektor pendidikan Islam di Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.

HRB juga memberi energi semangat agar pelajar bersungguh-sungguh menggali ilmu dan pengalaman serta menekankan agar tidak beralama-lama menyelesaikan studi.

Sebagai orang yang sudah mengalami nuansa perjalanan pendidikan di Timur Tengah, HRB menekankan kepada para pelajar agar tidak terlena dengan hal-hal yang membuat studinya lambat atau gagal dalam menyelesaikan.

“Saudaraku harus memiliki planning kedepan dengan mengambil peran terhadap kemajuan daerah kelahiran khususnya disektor pendidikan, sungguh ironi bagi sang putra daerah yang merasa puas menikmati perantauan sehingga mengabaikan tanah kelahirannya" ujar HRB.

Lebih jauh HRB jmemberi arahan kepada pelajar-pelajar yang hadir dalam pertemuan itu tentang potensi pesantren/dayah yang dapat mencetak generasi madani yang dibutuhkan negara saat ini.

Dikatakan, mereka yang dulunya dididik di dayah, dengan keberadaan di Timur Tengah disertai prestasi, tentu hal itu akan membanggakan daerah.

“Masyarakat pun semakin yakin dengan peran dayah sebagai lembaga pendidikan Islam yang benar-benar menjadi solusi permasalahan pendidikan di masa sekarang" terang Pimpinan Pondok Moderen Darur Rahmah Sepadan ini. (*)

Baca juga: Suhu Panas di Korea Selatan Jadi Berita Miring Jambore Dunia, HRB Ajak  Publik Berpikir Positif

Baca juga: Kemenpan-RB Siapkan Formasi Jalur Khusus Pendaftaran CPNS 2023 yang Diprioritaskan, Simak Syaratnya

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2023 di BRIN Segera Dibuka, Ada 500 Formasi Tersedia,Cek Syarat Utama dan Khususnya

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved