Kamis, 16 April 2026

Berita Aceh Tengah

Komunitas Aceh Birder Kampanyekan Hari Migrasi Burung se-Dunia di Aceh Tengah

Kata Agus, tujuan kegiatan ini untuk menyebarkan informasi dan menyadari pentingnya perlindungan burung migran dan konservasinya. 

Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
TRIBUNGAYO.COM/BUSTAMI
Peserta roadshow sedang mengamati burung di seputaran Danau Lut Tawar, Aceh Tengah, Sabtu (14/10/2023). 

Komunitas Aceh Birder Kampanyekan Hari Migrasi Burung se-Dunia di Aceh Tengah

Laporan Bustami | Aceh Tengah 

TRIBUNGAYO.COM, ACEH TENGAH - Komunitas Aceh Birder lakukan Roadshow World Migratory Bird Day (WMBD) atau Kampanye Hari Migrasi Burung se-Dunia di Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (14/10/2023).

Kampanye ini digelar Roofdeck, Depik inn gusthause, Kabupaten Aceh Tengah dengan tujuan untuk membangkitkan kesadaran terhadap nasib burung migrasi diseluruh dunia.

Drh Agus Nurza Z MSi selaku Pengamat Burung Aceh dari komunitas Aceh Birder mengatakan kompanye hari migrasi burung se-dunia ini diselenggarakan di suruh dunia.

Baca juga: Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Jalan Nasional Lintas Aceh Tengah-Gayo Lues Sudah Normal

Ada acara pendidikan di sepanjang Sungai Kherlen di Mongolia, festival konservasi burung di Bangladesh, festival di Guatemala.

Serta acara kebun binatang di Belize, dan masih banyak lagi di seluruh dunia.

Kampanye ini diinisiasi oleh tiga organisasi lingkungan yaitu Convention on the Conservation of Migratory Species of Wild Animals (CMS).

Kemudian African-Eurasian Migratory Waterbird Agreement (AEWA), Environment for the Americas (EFTA), dan East Asian-Australasian Flyway Partnership (EAAFP).

Baca juga: Polisi Tembakan Gas Air Mata, Alur Simulasi Pengamanan Pemilu 2024 di Polres Aceh Tengah

"Sementara kita di Aceh menggelar kampanye ini di Aceh Tengah dan Lhokseumawe sasaran peserta masyarakat umum, mahasiswa, guru, Komunitas Pariwisata dan Duta Pariwisata," kata Agus kepada TribunGayo.com, Sabtu (14/10/2023).

Kata Agus, tujuan kegiatan ini untuk menyebarkan informasi dan menyadari pentingnya perlindungan burung migran dan konservasinya. 

"Ada dua puluhan peserta dari Komunitas Pariwisata dan Duta Pariwisata yang hadir, memang itu target utama kita karena mempunyai banyak pengikut dan penggemar, mereka pelaku aktif di media sosial.

Baca juga: Personel Polsek Silih Nara Aceh Tengah Bantu Evakuasi Warga Terjebak Tanah Longsor

Dengan acara ini dapat memberikan dampak positif terhadap kesadaran lingkungan bagi wisatawan secara aktif dan berkelanjutan,"bebernya.

Menurut Agus, diadakannya acara ini di Lhokseumawe dan Takengon, Aceh Tengah karena merupakan kawasan pegunungan yang berdasarkan hasil survei Aceh Birder yang bekerja sama dengan Leuser International Foundation memiliki jenis burung migran yang sangat beragam.

Selain itu, Hutan Gayo juga menjadi sumber air bagi kehidupan masyarakat pesisir.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved