Sabtu, 11 April 2026

Amalan Doa Untuk Anak

Doa Agar Hajat Cepat Terkabul dari Orang Tua untuk Anak

Atau juga doa Nabi Yunus juga dapat dilafalkan dengan niat untuk meminta agar anak mendapat pekerjaan yang lebih baik misalnya.

Penulis: Intan Mutia | Editor: Mawaddatul Husna
Kolase TribunGayo.com
Doa Agar Hajat Cepat Terkabul dari Orang Tua untuk Anak. 

TRIBUNGAYO.COM - Salah satu doa dengan keutamaan besar adalah doa Nabi Yunus.

Keutamaan mengamalkan doa Nabi Yunus ini yaitu mempercepat pengabulan hajat.

Bacaan doa ini baik diamalkan sebelum menunaikan ibadah shalat subuh.

Berkaca dari ceramah Ustadz Adi Hidayat yang dilansir TribunGayo.com dari Kanal Adi Hidayat Official, doa Nabi Yunus ini ampuh untuk segala bentuk hajat.

Baik sesuatu keinginan yang mendesak maupun keinginan atau hajat yang berdasar dari nafsu semata.

Jadi, doa ini dapat diamalkan para orang tua untuk anak yang terlihat sangat membutuhkan.

Atau doa Nabi Yunus juga dapat dilafalkan dengan niat untuk meminta agar anak mendapat pekerjaan yang lebih baik misalnya.

Ustadz Adi Hidayat memberi penjelasan bahwa doa Nabi Yunus ini merupakan salah satu doa yang mencakup segala permohonan.

Adapun bacaan doa ini telah tercantum dalam Al-quran surah ke 21, Al-Anbiya ayat 87-88 pada kisah Nabi Yunus AS.

“Dari 83-84 kisah Nabi Ayyub alaihissalam, Nabi Zakaria-nya kemudian selanjutnya 85-86, 87-88-nya kemudian masuk pada kisan Nabi Yunus AS,” terang Ustadz Adi Hidayat.

Berikut bunyi surah Al Anbiya ayat 87

وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ

Wa żan-nụni iż żahaba mugāḍiban fa ẓanna al lan naqdira 'alaihi fa nādā fiẓ-ẓulumāti al lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.

Artinya: “Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, ”Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Surah Al Anbiya ayat 88

فَاسْتَجَبْنَا لَهٗۙ وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّۗ وَكَذٰلِكَ نُـْۨجِى الْمُؤْمِنِيْنَ

Fastajabnā lahụ wa najjaināhu minal-gamm, wa każālika nunjil-mu`minīn.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved