Kopi Gayo
Harga Kopi Gelondong di Bener Meriah Masih Bertahan Rp 18.000 per Bambu
"Jenis biji gabah juga ada peningkatan, semoga harga terus melonjak, hingga puncaknya di panen raya," tuturnya.
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
Laporan Bustami | Bener Meriah
TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Harga kopi Gayo jenis gelondong di Kabupaten Bener Meriah dilaporkan masih bertahan di angka Rp 18.000 per bambu, Sabtu (27/4/2024).
Maksal selaku petani kopi di wilayah Kampung Sukaramai, Wih Pesam, Bener Meriah mengatakan untuk harga kopi kini mulai ada peningkatan.
Namun demikian tergantung dengan kualitas biji kopi dan juga kadar airnya.
"Kemarin kita jual di harga 18.000 ada juga yang belikan 17.000 bahkan 16.000 tergantung kualitas biji kopi," ujar Maksal kepada TribunGayo.com.
Menurutnya, harga kopi gelondong ini masih lumayan tinggi di Kabupaten Bener Meriah.
Hal ini juga karena kualitas kopi kembali membaik setelah adanya hujan, jika sebelumnya sempat diterpa kemarau yang cukup panjang, alhasil kualitas kopi kurang bagus.
Lalu, dikatakan Maksal selain jenis kopi merah atau gelondong, harga biji kopi gabah juga mengalami peningkatan.
Untuk harga jual hari ini dibandrol Rp 47.000 per bambu, jika harga sebelumnya Rp 45.000- 46.000 per bambu.
"Jenis biji gabah juga ada peningkatan, semoga harga terus melonjak, hingga puncaknya di panen raya," tuturnya.
Menurutnya panen kopi sama halnya dengan panen cabai dan tomat, karena membutuhkan jeda panen.
Biasanya dua minggu sekali untuk menyempurnakan pematangan buah kopi.
"Kita tunggu dulu buah matang sempurna. Konon buah yang matang sempurna akan meningkatkan cita rasa kopi, kualitas kopi yang dipanen juga berpengaruh pada harga jual," ungkapnya.
Lebih lanjut, Maksal berharap harga kopi dapat terus stabil, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
Apalagi belakangan ini harga bahan dapur di wilayah Bener Meriah lumayan tinggi, seperti halnya bawang merah yang sempat tempus Rp 75.000 per kilogram.
| SAGI IMAJI, Rumah Produksi di Balik “Bik Uni Inen Iko: Perempuan, Kopi dan Keteguhan |
|
|---|
| Dini, Perempuan Satu-satunya di Gayo Cuppers Team, Konsisten Mengawal Mutu Kopi Gayo |
|
|---|
| Sengkewe Sepanjang Musim: Teater Puisi di Tengah Reruntuhan, Cahaya dari Taman Kota Takengon |
|
|---|
| Sengkewe Sepanjang Musim: Dari Kebun Pegayon, Tama Inen Mayak Teri hingga Meja Sangrai Ortega Coffee |
|
|---|
| Harga Kopi Gayo Naik Menjadi Rp 66.000 per Bambu di Gayo Lues |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/KOPI-GAYOOOOEE.jpg)