Minggu, 12 April 2026

Lintasan Blangkejeren Kutacane Longsor

Blangkejeren-Kutacane Sering Langsor, BPJN Akui Alat Berat Standby, Tapi Operator Kosong

Ruas jalan nasional Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues menghubungkan Kutacane Aceh Tenggara, selama ini sering terjadi longsor.

Penulis: Rasidan | Editor: Rizwan
Youtube Tribungayo.com
Mobil Travel Terjebak Longsor di Lintasan Blangkejeren Kutacane 

Laporan Rasidan I  Gayo Lues 

TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN -  Ruas jalan nasional Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues menghubungkan Kutacane Aceh Tenggara, selama ini sering terjadi longsor.

Akibatnya jalan itu sehingga menyebabkan arus transportasi lumpuh total.

Padahal pihak BPJN Aceh selalu menyediakan dan alat berat standby di sekitar lokasi rawan longsor di Kecamatan Putri Betung.

Namun kendalanya operator alat berat kerap sekali jarang di tempat.

Longsor selama ini terjadi di lintasan Blangkejeren menghubungkan Kutacane, menyebabkan arus transportasi mengalami terganggu dan lumpuh total hingga berjam-jam. 

Hingga saat ini, proses pembersihan tumpukan material longsor yang terjadi di kawasan Desa Ramung Kecamatan Putri Betung masih terus dilakukan.

Longsor terjadi Minggu (19/5/2024) malam menyebabkan sebuah mobil penumpang kijang Innova nyaris tertimbun tumpukan longsor.

Baca juga: UPDATE Longsor, Sempat Lumpuh kini Arus Transportasi Gayo Lues-Aceh Tenggara Kembali Normal

Kini arus transportasi Blangkejeren menghubungkan Kutacane baru lancar dan normal kembali, Senin (20/5/2024) sekitar pukul 04.00 WIB.

Atau setelah sempat lumpuh total sekitar 8 jam lebih kurang.

Begitu juga sebelumnya, ruas jalan nasional Blangkejeren Kutacane tersebut, sempat tertimbun longsor dan banjir di beberapa lokasi terpisah menyebabkan arus transportasi lumpuh total 24 jam lebih kurang.

Pejabat BPJN Aceh Satker dan PPK 3,4 T Fadrial M kepada TribunGayo.com, Senin (20/5/2024) mengatakan, saat kejadian longsor di Ramung kecamatan Putri Betung, alat berat sudah standby di lokasi tersebut.

"Namun operatornya kosong. Kebetulan operator balik atau pulang ke Blangkejeren," jelasnya.

Dikatakan, operator sudah bekerja  dari pagi sampai menjelang maghrib.

Namun setelah terjadi longsor kembali, para operator sekitar pukul 22.00 WIB harus balik lagi ke lokasi longsor.

Baca juga: Tim Arung Jeram Aceh akan Jajal Kejuaraan Internasional di Malaysia

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved