Senin, 20 April 2026

Idul Adha 2024

Tanggal Berapa Lebaran Idul Adha 2024? Ini Menurut Muhammadiyah dan Pemerintah

Terlepas dari dalil dan seruan untuk melaksanakan ibadah qurban, dan mengingat kita sudah memasuki awal dari bulan, yaitu Sabtu (1/6/2024).

Penulis: Intan Mutia | Editor: Malikul Saleh
For Tribungayo.com
Tanggal Berapa Lebaran Idul Adha 2024? Ini Menurut Muhammadiyah dan Pemerintah 

TRIBUNGAYO.COM - Tanggal berapa Lebaran Idul Adha 2024 menurut Muhammadiyah dan Pemerintah?

Memasuki awal bulan Juni, itu artinya sebentar lagi umat Islam akan menyambut dan merayakan lebaran haji 2024 atau 1445 Hijriah.

Lebaran Idul Adha biasanya dirayakan bertepatan dengan puncak pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah setiap bulan Dzulhijjah.

Pada perayaan Lebaran Haji, umat Islam kerap menadjikan momentum ini untuk melaksanakan ibadah qurban.

Islam sendiri menjadikan ibadah qurban sebagai bagian dari syariat keagamaan.

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ

Artinya: “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban ), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” (QS Al Hajj: 34).

Terlepas dari dalil dan seruan untuk melaksanakan ibadah qurban, dan mengingat kita sudah memasuki awal dari bulan, yaitu Sabtu (1/6/2024).

Pertanyaan tanggal berapa Lebaran Idul Adha 2024 sudah mulai digumamkan oleh umat Islam baik dari kelompok Muhammadiyah maupun yang mengikuti keputusan Pemerintah.

Lantas, kapan Idul Adha 2024 atau 1445 Hijriah?

Idul Adha 2024 menurut Muhammadiyah

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan Idul Adha 2024 atau 10 Zulhijah 1445 Hijriah jatuh pada Senin (17/6/2024).

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti mengatakan, penetapan ini berdasarkan perhitungan hisab hakiki wujudul hilal awal Zulhijah, bulan kedua belas dalam penanggalan Hijriah.

Pada Kamis (6/6/2024), bertepatan dengan 29 Zulkaidah (bulan kesebelas) menurut kalender perhitungan Muhammadiyah, hilal Zulhijah masih belum tampak.

Tinggi Bulan saat Matahari terbenam di Yogyakarta tercatat berada pada minus 3 derajat 32 menit 39 detik.

Berdasarkan perhitungan tersebut, umur bulan Zulkaidah 1445 H disempurnakan menjadi 30 hari, sehingga awal Zulhijah akan jatuh pada Sabtu (8/6/2024).

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved