Senin, 4 Mei 2026

Siap-siap! Korban Judi Online Dapat Bansos, Ini Syaratnya

Tri Rismaharini, Menteri Sosial sepakat dengan rencana korban judi online dapat menerima bantuan sosial (bansos).

Tayang:
Editor: Malikul Saleh
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN/TRIBUN/DANY PERMANA
Tri Rismaharini, Menteri Sosial sepakat dengan rencana korban judi online dapat menerima bantuan sosial (bansos). 

TRIBUNGAYO.COM - Tri Rismaharini, Menteri Sosial sepakat dengan rencana korban judi online dapat menerima bantuan sosial (bansos).

Akan tetapi untuk mendapatkannya korban tersebut harus masuk kategori keluarga miskin.

Tak hanya itu, bagi korban judi online harus terdata di sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sebagai informasi, wacana tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy merespons maraknya kasus judi online yang dampaknya begitu dalam bagi kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskan Risma, hal ini dipertimbangkan karena Kemensos sudah banyak membantu masyarakat yang menjadi korban pelanggaran HAM berat, korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga pengidap kusta.

"Ya dia sepanjang dia miskin dia berhak, judi online sepanjang dia miskin ya dia berhak."

"Pokoknya tidak dilarang oleh negara ya saya siap. Pokoknya miskin," ujar Risma di Pandeglang, Banten, Jumat (14/6/2024).

Mantan Wali Kota Surabaya ini menjelaskan, kalau tidak terdata, maka bansos tidak akan diberikan.

"Ya harus ada datanya. Kalau enggak ada datanya kan enggak bisa," tutur Risma.

"Seperti TPPO kami punya, jadi kami kemarin pekerja imigran itu ada 290 berapa yang dikeluarkan dari tahanan Malaysia. Itu ya kita bantu, kita tangani. Tapi kan ada datanya," ucap Risma.

Sebelumnya, Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengusulkan korban judi online yang masuk ke dalam DTKS dapat menerima bansos.

"Kita membenahi dari sisi dampaknya saja."

"(Dampaknya) ya termasuk banyak yang menjadi miskin baru, itu menjadi tanggung jawab kita dari Kemenko PMK," kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/6/2024) dikutip dari Kompas Tv.

Muhadjir menyadari, judi online berdampak pada keterpurukan ekonomi bagi korban, khususnya bagi keluarga miskin.

Oleh karena itu, pemerintah harus hadir dan bertanggung jawab dalam rangka menuntaskan kemiskinan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved