Jumat, 1 Mei 2026

Berita Bener Meriah

Harga Alpukat di Bener Meriah Kembali Alami Kenaikan

Salah satu pedangang buah di Pasar Simpang Balik, Nurhayati mengatakan harga buah alpukat saat ini mulai ada peningkatan lagi.

Tayang:
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
TRIBUNGAYO.COM/BUSTAMI
Buah alpukat di Pasar Simpang Balek, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, Minggu (23/6/2024). 

Laporan Bustami | Bener Meriah 

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Harga buah alpukat di Bener Meriah kembali mengalami kenaikan.

Pantauan TribunGayo.com, Minggu (23/6/2024), harga alpukat di pasar Simpang Balek dikisaran Rp 20.000 per kilogram, meningkat dari harga sebelumnya Rp 15.000 per kilogram untuk ukuran besar.

Dikarenakan hari ini merupakan hari pekan maka banyak pengunjung yang singgah untuk membeli buah-buahan di Simpang Balek tersebut.

Simpang Balek menjadi pusat penjualan buah-buahan yang menjadi oleh-oleh bila berkunjung ke Kabupaten Bener Meriah.

Salah satu pedangang buah di Pasar Simpang Balik, Nurhayati mengatakan harga buah alpukat saat ini mulai ada peningkatan lagi.

"Untuk ukuran besar di harga Rp 20.000 per kilo, sedangkan ukuran kecil bisa kita jual 2 kilo Rp 25.000," ucapnya.

Kenaikan harga di pasar ini menandakan bahwa permintaan yang meningkat terhadap buah alpukat, meskipun pasokan dari petani tetap stabil.

Sementara Rian salah satu petani alpukat di Kecamatan Wih Pesam, menuturkan jika harga alpukat di tingkat petani saat ini di jual Rp 8.000 per kilogram

Harga ini malah turun jika bulan lalu sempat di harga Rp 11.000-12.000 per kilogram.

"Untuk saat ini sudah turun harganya dan beberapa waktu ke depan kemungkinan harga juga kembali turun, tapi alpukat dari wilayah kita ini rata-rata dikirim ke Jakarta," tuturnya.

Menurutnya, kenapa harga di pasar Simpang Balik jauh berbeda dengan harga petani, hal itu dikarenakan para pedagang itu membeli langsung dari petani dengan kualitas terbaik dan hanya buah-buah khusus.

Dan harga yang dibeli di tingkat petani pun kemungkinan diharga Rp 10.000-13.000 per kilogram.

"Mereka belinya khusus buah kualitas bagus dan harganya tentu berbeda, karena mereka pilih-pilih.

Lalu resiko busuk pun tidak besar, karena tidak semua buah alpukat langsung laris di pasaran jadi wajar saja kalau mereka jual mahal," ucapnya.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved