Senin, 18 Mei 2026

Wisata Gayo Alas

Sungai Kala Ili, Surga Tersembunyi di Tengah Hutan Linge Aceh Tengah

Namun, perjalanan panjang ini akan segera terlupakan begitu Anda tiba dan disambut oleh pemandangan memukau serta aliran sungai yang bersih.

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Mawaddatul Husna
TRIBUNGAYO.COM/ALGA MAHATE ARA
Sejumlah pengunjung sedang menikmati aliran Sungai di Kala Ili, Linge, Aceh Tengah, Sabtu (14/9/2024). 

Laporan Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Terletak di Aceh Tengah, Sungai Kala Ili telah menjadi salah satu destinasi wisata alam yang semakin diminati oleh para pelancong, khususnya wisatawan lokal.

Terkenal dengan pemandangan sungai yang indah dan arus yang tenang, lokasi ini merupakan tempat sempurna bagi siapa saja yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk perkotaan.

Dikenal akan keasrian alamnya, Sungai Kala Ili terletak di kawasan yang masih alami, jauh dari sentuhan modernitas.

Hutan lebat dan pepohonan rindang yang mengelilingi sungai ini menciptakan suasana damai, memberikan pengalaman menyegarkan bagi pengunjung.

Lokasinya, yang berjarak sekitar 2 jam 30 menit dari pusat kota Takengon, tepat setelah Jembatan Owaq Kala Ili di jalur menuju Kampung Linge, mungkin terdengar jauh.

Namun, perjalanan panjang ini akan segera terlupakan begitu Anda tiba dan disambut oleh pemandangan memukau serta aliran sungai yang bersih dan menyegarkan.

Sungai Kala Ili menawarkan pemandangan yang menakjubkan di tengah suasana hutan yang alami. 

Air sungainya jernih dan segar, membuatnya ideal untuk berendam, terutama saat cuaca sedang panas.

Aliran sungai yang sejuk seolah memanggil siapa saja untuk menikmati kesejukan alamnya.

Jika Anda memiliki hobi memancing, Kala Ili juga mungkin menjadi pilihan yang cocok untuk Anda menikmati wisata sekaligus merasakan sensasi tarikan ikan Gariang.

Atau masyarakat lokal menyebutnya Gegaring yang menjadi ikan endemik Sungai Kala Ili.

Kemudian anda juga bisa langsung mengolahnya di tempat dimasak dengan bumbu masam jing atau dibakar untuk disantap bersama keluarga ataupun teman.

Tidak hanya itu, sepanjang aliran sungai, Anda dapat menemukan hewan-hewan liar yang berkeliaran bebas seperti sapi, ayam hutan, dan berbagai jenis burung yang menambah kesan alam liar yang menenangkan.

Jika Anda berkunjung pada bulan Agustus, Anda mungkin beruntung menemukan buah jambang yang tumbuh di sekitar area ini.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved