Minggu, 26 April 2026

Wisata Gayo Alas

Cecah Terong Angur, Kuliner Khas Aceh Tengah yang Menggugah Selera

Terong ini memiliki tekstur lembut dengan rasa yang unik, menjadikannya sempurna sebagai pendamping makanan sehari-hari.

Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Mawaddatul Husna
TRIBUNGAYO.COM/ALGA MAHATE ARA
Cecah terong angur kuliner khas Aceh Tengah. 

Laporan Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Kota Takengon, Aceh Tengah terletak di dataran tinggi provinsi Aceh.

Daerah ini tidak hanya terkenal dengan pemandangan alam yang menakjubkan, tetapi juga memiliki warisan kuliner yang begitu kaya.

Salah satu hidangan khas yang menjadi favorit di kalangan penduduk lokal dan wisatawan adalah cecah terong belanda, atau lebih dikenal dengan sebutan cecah terong angur.

Hidangan tradisional ini memanfaatkan bahan utama terong belanda, sejenis terung kecil yang berbentuk lonjong dan berwarna ungu kemerah-merahan ketika sudah matang.

Terong ini memiliki tekstur lembut dengan rasa yang unik, menjadikannya sempurna sebagai pendamping makanan sehari-hari.

Dalam penyajiannya, terong belanda ini dipadukan dengan sambal khas, seperti sambal terasi atau sambal tomat, yang memberikan sensasi pedas sekaligus segar di setiap gigitannya.

Proses pembuatan cecah terong angur sebenarnya cukup sederhana, tetapi menghasilkan cita rasa yang luar biasa.

Terong belanda dikupas dan isinya dikeluarkan, kemudian dicampur dengan bumbu-bumbu seperti terasi, garaM, dan cabai caplak.

Setelah itu, bahan-bahan ini dihaluskan hingga semua tercampur dengan sempurna.

Hal itu disampaikan seorang warga lokal di Takengon, Ani kepada TribunGayo.com, Minggu (20/10/2024).

“Setelah dihaluskan, cecah terong angur siap dinikmati tanpa perlu dimasak lagi. Cukup sajikan dengan nasi putih hangat, dan rasanya sudah sangat nikmat," kata Ani.

Beberapa variasi dari hidangan ini sering kali ditambahkan oleh masyarakat, seperti empan (andaliman) sejenis rempah khas daerah.

Ikan karing yang digoreng kering, atau sedikit perasan jeruk nipis untuk memberikan sentuhan asam yang menyegarkan.

Namun, terlepas dari variasi tersebut, cecah terong angur tetap menjadi favorit berkat rasa pedas yang menggigit dan aroma segar dari bumbu-bumbu yang digunakan dan tanpa minyak.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved