Senin, 8 Juni 2026

Berita Aceh

Safriati Kukuhkan Bunda PAUD dan Ketua Forikan

Safriati menyampaikan harapannya kepada Bunda PAUD untuk menjalankan peran dan tanggung jawabnya dengan sebaik mungkin

Tayang:
Humas Pemerintah Aceh
Bunda PAUD Aceh, H Safriati SSi MSi mengukuhkan Bunda PAUD dan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan), di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (7/11/2024). 

TRIBUNGAYO.COM, BANDA ACEH - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh, Hj Safriati, mengukuhkan Bunda PAUD dan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan), di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (7/11/2024). 

Mereka yang dikukuhkan adalah Nurmaziah sebagai Bunda PAUD dan Ketua Forikan Aceh Barat.

Hj Ubiet Junita Sari sebagai Bunda PAUD, Fitriani sebagai Bunda PAUD dan Ketua Forikan Aceh Tenggara.

Serta Hj Supriyati Jata sebagai Bunda PAUD dan Ketua Forikan Kabupaten Gayo Lues.

Safriati menyampaikan harapannya kepada Bunda PAUD untuk menjalankan peran dan tanggung jawabnya dengan sebaik mungkin dalam meningkatkan layanan PAUD yang berkualitas di seluruh Aceh.

"Saya percaya bahwa saudari akan menjalankan tugas dan fungsi sebaik-baiknya sesuai amanah yang diberikan," ujarnya sambil menyematkan selempang kepada masing-masing Bunda PAUD.

Para Bunda PAUD kemudian berikrar untuk senantiasa membangun dan membina layanan PAUD berkualitas di Aceh dan mendukung kampanye gemar makan ikan melalui Forikan.

“Kami Ketua Forikan berkomitmen ikut mengampanyekan gemar makan ikan untuk mencegah stunting di seluruh Aceh,” kata mereka serempak.

Pada kesempatan tersebut, Safriati juga menekankan pentingnya transisi anak dari PAUD ke Sekolah Dasar (SD) yang menyenangkan dan tidak membebani.

“Biarkan anak-anak kita memasuki lingkungan sekolah dengan gembira dan tanpa rasa takut.

Mereka harus senang datang ke sekolah, bukan merasa terbebani,” ujar Safriati.

Ia berharap transisi ini bisa mengurangi beban anak dan memberikan pengalaman belajar yang lebih nyaman.

Safriati berpesan beberapa hal yang perlu diterapkan satuan pendidikan untuk mendukung transisi ini, terutama dalam Penerimaan Peserta Didik Baru.

Diantaranya adalah menghapuskan tes membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) sebagai syarat masuk SD,

memberikan masa perkenalan bagi siswa baru, serta menerapkan metode pembelajaran yang membangun fondasi kemampuan dasar di PAUD dan SD. 

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved