Minggu, 26 April 2026

Berita Bener Meriah

Ruas Jalan Pendestrian Bener Meriah Kembali Berlubang, Pengendara Harus Ekstra Hati-hati

Kondisi ini tentu mengancam keselamatan pengendara, terutama sepeda motor (Sepmor).

|
Penulis: Bustami | Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNGAYO.COM/BUSTAMI
Jalan Provinsi jalur Pante Raya menuju Simpang Tiga termasuk jalan menuju ke pusat perkantoran Pemkab Bener Meriah bertabur lubang, Kamis (5/12/2024). 

Laporan Bustami I Bener Meriah

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Kondisi badan jalan di seputaran Taman Pendestrian Bener Meriah kembali berlubang, Kamis (5/12/2024).

Kondisi ini tentu mengancam keselamatan pengendara, terutama sepeda motor (Sepmor).

Terlebih lagi saat ini Bener Meriah masuk musim penghujan, dimana genangan air di lokasi taman tersebut dapat menutupi bagian badan jalan yang berlubang.

Hal ini membuat pengendara tidak dapat melihat bahwa ada ruas jalan yang rusak dan berlubang.

Lokasi taman Pendestrian diketahui merupakan jalan lintas Pante Raya menuju Simpang Tiga, serta termasuk juga menuju pusat perkantoran pemerintah kabupaten (Pemkab) Bener Meriah.

Pantau TribunGayo.com, Kamis (5/12/2024) jika jalan tersebut merupakan jalan jalur dua, lubang-lubang yang menganga sepanjang jalan terjadi di kedua sisi jalan.

Bahkan dari informasi yang diterima di lokasi tersebut sudah beberapa kali menelan korban jiwa.

Pada beberapa bulan lalu, sekelompok masyarakat pun telah memperbaiki jalan berlubang itu secara swadaya dengan cara menyemen pada bagian badan jalan yang rusak atau berlubang.

Namun kondisi saat ini diruas jalan tersebut kembali bertabur lubang, warga setempat bahkan memasang rambu-rambu untuk menandai jalan itu rusak.

Salah seorang pengendara yang ditemui dijalan, Hendra mengatakan bahwa ia hampir saja terpental dari sepeda motornya karena masuk ke dalam lubang tersebut.

"Untungnya saya tidak jatuh, entah kapan di perbaikinya padahal rusaknya jalan ini sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir," ungkapnya.

Seorang warga setempat, Ramli juga ikut mengatakan jika jalan itu sudah beberapa kali diperbaiki oleh pemerintah setempat.

Namun, tidak lama kemudian ketika hujan turun jalan kembali rusak seperti semula.

"Kita sebagai warga yang juga pengguna jalan, sangat mengeluh dengan kondisi ini. Jika melintas harus ekstra hati-hati, kalau tidak ban kendaraan bisa saja bocor," keluhnya.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved