Berita Bener Meriah
Sepekan Pacuan Kuda di Bener Meriah Hasilkan 55 Ton Sampah, DLH Kerahkan 25 Petugas
Sampah-sampah mulai dari bekas nasi, botol minuman, sampai plastik, mendominasi di seputaran arena pacuan kuda.
Penulis: Bustami | Editor: Sri Widya Rahma
Laporan Bustami I Bener Meriah
TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Petugas kebersihan dari dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bener Meriah hingga saat ini masih terus melakukan pembersihan sampah di lapangan pacuan kuda sangeda, Sabtu (4/1/2025).
Pantauan dilokasi, ribuan sampah plastik dikutip oleh para petugas.
Usai sepekan telah dilaksanakan pacuan kuda dalam rangka memeriahkan HUT ke-21 Kabupaten Bener Meriah.
Sampah-sampah mulai dari bekas nasi, botol minuman, sampai plastik, mendominasi di seputaran arena pacuan kuda.
Bahkan sampah buah hingga pampers pun terlihat ada dilokasi.
Para petugas itu terlihat sangat bersemangat dalam mengutip satu demi satu sampah yang ditinggalkan oleh para pengunjung, mesti meraka tidak dibekali sarung tangan dan masker.
Proses pembersihan sampah di arena pacuan kuda ini telah berlangsung hampir sepekan, tak tanggung sampah yang telah dibersihkan pun mencapai 50 ton lebih.
"Pembersihan sudah mencapai 80 persen dan pembersihan sudah masuk hari keenam.
Total sampah yang disudah diangkut sementara mencapai 50 ton lebih," ujar Surahman Kabid pengelola sampah limbah B3 dan pengendalian pencemaran, Dinas Lingkungan Bener Meriah.
"Kalau selesai semua, mungkin bisa mencapai 55 ton, targetnya dalam dua hari ini sudah siap semua," tambahnya.
Dikatakan, untuk melakukan pembersihan itu pihaknya harus mengerahkan 25 petugas kebersihan.
"Petugas ada 25 orang, dengan dibekali empat unit viar, empat kontainer dan dua unit dam amrol," sebutnya.
Sementara salah satu petugas kebersihan yang namanya tak ingin disebut, mengaku jika pembersihan sudah masuk hari keenam dan banyak dari petugas yang sudah mulai tumbang.
Sampah-sampah ini merupakan sampah dari hasil para pengunjung pacuan kuda kemarin.
"Ya pacuan sudah selesai, sekarang giliran kami ya bersihin sampah-sampah ini," katanya sambil tersenyum.
"Kalau habis acara gini pasti, lebih banyak sekali sampahnya, lebih capek juga. Tapi ya ini kan kerjaan kami. Jadi tetap harus kami jalani. Tetep semangat, apalagi kan bareng sama teman-teman. Ada sekitar 25 orang," pungkasnya. (*)
Baca juga: Harga Emas di Takengon Masih Stabil Rp 1.300.000 per Gram
Baca juga: Persiraja akan Turunkan Skuad Lengkap Lawan Dejan FC di Liga 2, Akhyar Ilyas: Jaga Ritme Permainan
Baca juga: Cerita Saksi Mata Penembakan Bos Rental asal Aceh di Rest Area, Ini Peran Pelaku
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.