Jumat, 5 Juni 2026

India Open 2025

Anthony Ginting Mundur dari India Open 2025, Ini Sebabnya

Pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, resmi mengundurkan diri dari turnamen India Open 2025. 

Tayang:
Editor: Malikul Saleh
AFP/ROSLAN RAHMAN
Pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, resmi mengundurkan diri dari turnamen India Open 2025.  

Anthony Ginting Mundur dari India Open 2025, Ini Sebabnya

TRIBUNGAYO.COM - Pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, resmi mengundurkan diri dari turnamen India Open 2025

Keputusan ini diumumkan hanya satu hari sebelum kompetisi dimulai pada 14-19 Januari di New Delhi.

Sesuai jadwal, Ginting sebenarnya dijadwalkan bertemu wakil Taiwan, Lin Chun-Yi, di babak 32 besar. 

Namun, cedera tangan yang dialaminya memaksa sang pebulu tangkis untuk menarik diri dari turnamen bergengsi tersebut.

Meski batal bertanding, Ginting tetap melakukan perjalanan ke India. Hal ini dilakukan guna memenuhi kewajiban sebagai pemain Top Committed Players, sehingga terhindar dari sanksi denda.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis PBSI dan dikutip dari BolaSport, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, mengonfirmasi bahwa cedera tangan menjadi alasan utama mundurnya Ginting dari India Open 2025.

"Anthony Sinisuka Ginting mendapat cedera tangan saat berlaga di Malaysia Open pekan lalu sehingga kami memutuskan untuk menarik dia di turnamen India Open 2025," kata Eng Hian.

"Saat ini, Ginting masih berada di New Delhi, India untuk hadir pada Managers Meeting India sebagai bagian dari peraturan Top Committed Players," tambahnya.

Lebih lanjut, Eng Hian menambahkan jika keikutsertaan Ginting di Indonesia Masters 2025 masih belum bisa dipastikan.

"Untuk Daihatsu Indonesia Masters, kami masih melihat kondisinya dahulu setelah diperiksa tim medis di Jakarta," sambung Eng Hian.

Berbicara soal Ginting, sebelumnya ia meraih hasil kurang baik di Malaysia Open 2025.

Ginting hanya mampu finis di 16 besar turnamen Super 1000 tersebut.

Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu kalah dari utusan Thailand, Kunlavut Vitidsarn, 7-21 dan 10-21.

Praktis, hasil negatif Malaysia Open 2025 gagal ia perbaiki di India Open 2025.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved