Berita Aceh Tenggara
Harga Tinggi, Pencurian Kakao Marak di Aceh Tenggara
Menurut mereka maraknya aksi pencurian ini sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Sri Widya Rahma
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Mahalnya harga kakao kering di Aceh Tenggara, memicu maraknya aksi pencurian komoditas tersebut di ladang maupun saat dijemur.
Situasi ini semakin membuat petani resah, terutama di pedesaan.
"Buah kakao saat ini menjadi incaran para pencuri. Tidak hanya kakao, tanaman lain seperti biji sawit, buah pisang, dan hasil pertanian lainnya juga sering dicuri.
Aksi ini mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)," kata sejumlah warga Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara.
Menurut mereka maraknya aksi pencurian ini sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
"Kami cukup resah dengan adanya aksi maling di Desa Lawe Loning Aman dan sekitarnya," kata seorang petani, Darmi kepada TribunGayo.com, Jum'at (17/1/2025).
Menurut mereka, aksi pencurian tersebut dilakukan saat pemiliknya tidak berada di ladang. Sehingga petani selalu rugi karena tak bisa menikmati hasil panen di kebun.
Hasil panen sering kali hilang sebelum sempat dipetik, bahkan kakao yang belum matang pun ikut diambil.
"Pencurian marak terjadi bukan saja di kebun petani, tetapi rumah juga menjadi sasaran maling," kata Warga setempat, Fauzi. (*)
Baca juga: Viral! Kapal Tongkang Hantam Kafe di Tepi Sungai Mahakam, Kerugian Diperkira Capai Miliaran Rupiah
Baca juga: CPNS 2025: Ini Instansi Pusat yang Sepi Peminat, Bisa Jadi Acuan Pelamar
Baca juga: BREAKING NEWS: Mobil PLN Blangkejeren Terjun ke Jurang di Gayo Lues, Begini Kronologinya
| Harimau Sumatera Masuk Permukiman di Desa Akang Siwah Gayo Lues, Warga Diimbau Waspada |
|
|---|
| Warga Ketambe Resah, Harimau Sumatera Turun ke Ladang Petani |
|
|---|
| Pemkab Aceh Tenggara Cairkan Gaji ke-13 ASN dan PPPK pada Juni 2026 |
|
|---|
| Miliaran Dana APBN Dikucurkan, Jalan Nasional Berlubang dan Parit Tersumbat tak Tuntas Diperbaiki |
|
|---|
| Mendukbangga RI Bertemu Ribuan Kader TPK di Aceh Tenggara, Ajak Tuntaskan Stunting |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/KAKAO-3.jpg)