Berita Aceh Tenggara
Bermain Game Online dan Bawa Handphone ke Sekolah jadi Penyebab Anak Malas Belajar
Akibatnya, peserta didik kurang berkonsentrasi ketika guru memberikan pembelajaran di dalam kelas, sehingga jadi malas.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Bebasnya peserta didik membawa handphone dan bermain game online memberi dampak tidak baik terhadap perkembangan anak.
Akibatnya, peserta didik kurang berkonsentrasi ketika guru memberikan pembelajaran di dalam kelas, sehingga jadi malas.
Serta berdampak terhadap tumbuhnya benih kenakalan remaja akibat penyalahgunaan handphone.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi VI DPR Aceh Dapil 8 (Aceh Tenggara - Gayo Lues), M Hatta Bulkaini Skd, Minggu (19/1/2025).
Dikatakan, bebasnya handphone dibawa ke sekolah dan digunakan tanpa pengawasan orang tua, hal ini akan menurunkan minat belajar dan membaca bagi anak-anak.
"Sehingga dampak besarnya menurunnya kualitas pendidikan di Aceh secara umum," sebutnya.
Ia mengatakan pengawasan penggunaan handphone bagi anak agar diperketat oleh orang tua.
Dan adanya larangan penggunaan handphone saat berada di lingkungan sekolah.
"Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Aceh Tenggara harusnya lebih selektif mengontrol ke sekolah-sekolah tingkat SMA/SMK sederajat dengan melibatkan guru pengawas.
Selama ini handphone android bebas ditangan pelajar akibat lemahnya pengawasan dari pihak Cabdin Aceh Tenggara dan para Kepala Sekolah dan guru di sekolah.
Kelalaian dalam mengontrol anak didik ini akan berdampak terhadap siswa-siswi untuk tidak belajar lebih giat lagi.
Karena, mereka menjadi kurang konsentrasi apalagi handphone ini sampai mereka gunakan di lingkungan sekolah untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
Misalnya bermain game, Facebook, TikTok dan hal lainnya yang dapat memicu kenakalan remaja," sebutnya.
Ia meminta Dinas Pendidikan Aceh harus mengeluarkan edaran tentang larangan membawa handphone ke sekolah.
| Sejumlah Bangunan di SMAN 1 Darul Hasanah Aceh Tenggara Terbengkalai, Kepsek Baru Mulai Pembenahan |
|
|---|
| Penjahit Sepatu di Aceh Tenggara Miliki 123 Paket Ganja, Kasat Narkoba: Dijual Rp50 Ribu per Bungkus |
|
|---|
| Simpan 203 Gram Ganja di Keranjang, Lansia 71 Tahun di Aceh Tenggara Diamankan Polisi |
|
|---|
| Polres Aceh Tenggara Tangkap Tukang Jahit Sepatu, Miliki 123 Paket Ganja Siap Edar |
|
|---|
| Langganan Banjir, Proyek Revitalisasi Rp 1,7 M Rehab Sejumlah Bangunan di SMAN Semadam Aceh Tenggara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/M-Hatta-Bulkaini-Skd.jpg)