Berita Aceh Tenggara
Oknum Kepsek SMKPP Negeri Kutacane Aceh Tenggara Dicopot, Ditunjuk Junaidi Maruto Jadi Plt
Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMKPP Negeri Kutacane Muhammad, akhirnya dicopot atau dinonaktifkan
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Rizwan
Laporan Asnawi Luwi|Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMKPP Negeri Kutacane Muhammad, akhirnya dicopot atau dinonaktifkan pasca terjadi keributan hingga mogok belajar mengajar karena protes siswa.
Hal itu terjadi karena diduga Kepsek tersebut sering masuk asrama putri di sekolah tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Ir. Cut Huzaimah, MP menonaktifkan Muhammad Oknum Kepsek SMKPP Negeri Kutacane.
Lalu mengangkat Junaidi Maruto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepsek SMKPP Negeri Kutacane mulai tanggal 20 Januari 2025.
Penyerahan keputusan sebagai Plt kepada Junaidi Maruto diwakilkan kepada Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Ir Azanuddin Kurnia SP MP di ruangan Perpustakaan disela-sela pertemuan dengan para dewan guru, administrasi dan berbagai komponen lainnya, Rabu (21/1/2025).
Sekretaris Distanbun Aceh, Azanuddin Kurnia berharap SMKPP Negeri Kutacane bisa lebih baik.
"Apa yang sudah terjadi beberapa waktu lalu dan kami mengucapkan terima kasih atas segala upaya yang sudah dilakukan oleh pihak sekolah bersama Kacabdin Aceh Tenggara, Kadis Pertanian Agara, Riskan SP, Ketua P2TP2A Aceh Tenggara, Anggota DPR Aceh Yahdi Hasan dan M Hatta Bulkaini Skd dari Partai Nasdem Anggota Komisi VI Dapil 8 (Agara-Gayo Lues), para alumni SMKPP Negeri Kutacane, Pihak Polres Agara, rekan pers dan LSM," jelasnya.
Pasca kejadian, kata Azanuddin Kurnia, pihaknya langsung menurunkan tim dan setelah tim pertama kembali ke Banda Aceh.
"Kemudian kita melakukan rapat dan salah satu hasilnya adalah menonaktifkan Oknum Kepsek SMKPP Negeri Kutacane Muhammad," jelasnya.
Lalu menunjuk Junaidi Maruto dan kali ini kembali hadir untuk bisa melakukan proses lebih lanjut kedepannya.
"Kita semua keluarga besar Distanbun Aceh termasuk SMKPP Kutacane beserta seluruh civitas akademika termasuk para siswa. Mereka adalah anak-anak kita dan anak-anak bangsa yang harus kita selamatkan masa depannya demi generasi penerus bangsa untuk negeri ini. Apa yang sudah terjadi akan menjadi bahan evaluasi yang menyeluruh," ungkapnya.
"Atas arahan pimpinan, saya sudah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan para pihak untuk kebaikan kedepan," ungkapnya.
Untuk itu pada kesempatan ini, pihanya juga menyampaikan bahwa apa yang kurang dan menjadi kendala akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.
"Beri kami kesempatan untuk memperbaiki ini semua dengan kemampuan dan kewenangan kami, tentunya dengan dukungan pihak sekolah dan berbagai komponen masyarakat," jelasnya.
| Mendukbangga RI Bertemu Ribuan Kader TPK di Aceh Tenggara, Ajak Tuntaskan Stunting |
|
|---|
| Enam Rumah Terbakar di Desa Seri Muda Aceh Tenggara, 19 Jiwa Terdampak |
|
|---|
| Tikam Pedagang Sayur di Lawe Desky Aceh Tenggara, Sopir Mopen Menyerahkan Diri ke Polisi |
|
|---|
| Empat Rumah Terbakar di Seri Muda, Aceh Tenggara, 15 Jiwa Mengungsi |
|
|---|
| GeRAK Aceh Soroti Penggunaan Dana Desa 2025, Minta Audit Mendalam dan Transparan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Oknum-Kepala-Sekolah-Kepsek-SMKPP.jpg)