Selasa, 5 Mei 2026

Seorang Suami di Kupang Tega Membakar Istri hingga Tewas

Sebelum diserahkan ke Kejaksaan, lanjut Aldinan, tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ully Kupang untuk diperiksa kesehatannya.

Tayang:
Tribun Kaltim
Ilustrasi- Seorang Suami di Kupang Tega Membakar Istri hingga Tewas. 

TRIBUNGAYO.COM - Seorang suami, Gabriel Sengkoen (34) tega membakar istrinya, Mbatti Mbana (44) hingga tewas.

Mereka merupakan warga BTN Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mbatti Mbana yang seorang ibu rumah tangga itu mengalami luka parah usai dibakar oleh suaminya tersebut.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Rabu (27/11/2024).

Sebelum meninggal, Mbatti Mbana sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum WZ Johannes Kupang karena mengalami luka bakar serius di tubuhnya.

Kini berkas kasus itu telah dirampungkan oleh Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satkreskrim) Kepolisian Resor Kupang Kota, NTT.

Kasus tersebut dilimpahkan bersama tersangka Gabriel ke Kejaksaan Negeri Kota Kupang.

"Kasus pembakaran tragis yang menewaskan Mbatti Mbana memasuki proses tahap 2 setelah dinyatakan P21, kemarin," kata Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota, Komisaris Besar Polisi Aldinan Manurung, kepada Kompas.com, Sabtu (25/1/2025).

Sebelum diserahkan ke Kejaksaan, lanjut Aldinan, tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ully Kupang untuk diperiksa kesehatannya.

Proses pelimpahan tersangka dan barang bukti berjalan lancar dan telah diterima oleh Jaksa Penuntut Umum.

"Diharapkan keadilan bagi korban MM dapat terwujud melalui proses hukum yang transparan dan adil," kata Aldinan.

Aldinan menyebutkan, kasus ini adalah bentuk kejahatan yang harus ditindak tegas untuk memberikan efek jera.

“Kejahatan seperti ini adalah ancaman bagi kemanusiaan dan tidak dapat ditolerir. 

Kami memastikan proses hukum terhadap tersangka berjalan sesuai prosedur agar keadilan bagi korban dan keluarganya dapat terwujud,"kata dia.

Aldinan juga mengimbau masyarakat Kota Kupang, agar lebih peduli terhadap segala bentuk kekerasan yang terjadi di dalam kehidupan berkeluarga dan masyarakat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved