Minggu, 17 Mei 2026

Berita Aceh

Dapur Makan Bergizi Gratis Mulai Dibangun Perdana Oleh BGN di Aceh, Total Capai 45 Titik

Badan Gizi Nasional (BGN) mulai membangun dapur makan gizi gratis perdana di Aceh.

Tayang:
Editor: Rizwan
Serambinews.com
Pondok Pesantren Istiqmatuddin Babul Maarif di Kabupaten Aceh Besar menjadi lokasi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan dapur makan bergizi gratis di Provinsi Aceh, Jumat (24/1/2025) 

TRIBUNGAYO.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) mulai membangun dapur makan gizi gratis perdana di Aceh.

Total keseluruhan yang akan dibangun di Aceh mencapai 45 titik guna menyuplai makanan kepada penerima.

Peletakan batu perdana dapur makan gizi gratis dilakukan di Pondok Pesantren Istiqmatuddin Babul Maarif di Kabupaten Aceh Besar.

Mengutip Serambinews.com, lokasi pesantren ini menjadi titik peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan dapur makan bergizi gratis di Provinsi Aceh, Jumat (24/1/2025).

Peletakan ini dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN) Nyoto Suwignyo, Bendahara Umum Inkopontren Ir. H. Muhammad Azhari MH, PPIR Mayjen TNI Hari Mulyono, serta Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Nico Fahrizal.

Bendahara Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) Muhammad Azhari menyebutkan bahwa program dapur makan bergizi gratis ini dimulai dari Aceh.

Program serupa juga direncanakan untuk Papua dan Sulawesi Utara, yang nantinya akan diresmikan langsung oleh Presiden.

“Inkopontren menargetkan 100 titik dapur umum. Menu yang disediakan mengikuti aturan Badan Gizi Nasional, dimana dapur akan dikelola oleh Badan Gizi Nasional,” ujar Muhammad dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Sabtu (25/1/2025).

Untuk wilayah Aceh, 45 titik dapur umum yang akan dibangun dengan target menjangkau 3.000 penerima manfaat di pesantren.

Setiap dapur akan memiliki sekitar 50 tenaga kerja, yang diproyeksikan membuka 2.250 lapangan kerja baru di seluruh Aceh.

Program ini, katanya lagi, tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membuka lapangan kerja.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan dilibatkan sebagai pemasok kebutuhan bahan makanan untuk dapur umum tersebut.

“Target kami bisa rampung sampai April 2025, karena bertepatan dengan kedatangan Prabowo ke Aceh,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Mirnawati mengatakan, untuk tenaga kerja, pihaknya melibatkan santri dan guru santri yang memiliki keahlian di bidang memasak.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semuanya. Sesuai target, pada April 2025, Pak Presiden Prabowo dapat hadir untuk peresmian,” paparnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved