Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Tenggara

Warga Minta BPJN Aceh Serius Memperbaiki Kerusakan Jalan Aceh Tenggara- Sumut

"Jalan nasional bertaburan lubang dari tahun ke tahun tak pernah tuntas diperbaiki, begitu juga saluran parit yang tersumbat di sejumlah titik,"

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
Kolase Dok TribunGayo.com/Asnawi Luwi
JALAN BERLUBANG- Kerusakan jalan nasional di Desa Kuta Tengah, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara menuju Sumatera Utara, Jumat (31/1/2025), Kerusakan jalan tersebut menyebabkan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Masyarakat Aceh Tenggara meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh serius memperbaiki kerusakan jalan yang rusak di sejumlah lokasi di kabupaten setempat.

Adapun jalan yang rusak itu di Desa Kuning dan sekitarnya, Lawe Dua, Titi Pasir, Suka Makmur, Desa Batu Dua Ratus, Kota Kutacane, Desa Biakmuli, Desa Sabilussalam serta Desa Kuta Tengah.

Bukan hanya jalan nasional tersebut yang bertaburan lubang, saluran parit juga tersumbat di lintasan jalan nasional Aceh Tenggara- Sumatera Utara (Sumut) yang menjadi wewenang PPK 35 BPJN Aceh agar segera dituntaskan.

Selama ini kerusakan jalan nasional dan parit tersumbat tak pernah tuntas diperbaiki BPJN Aceh dari tahun ke tahun.

Padahal anggaran rutin dialokasikan sebesar miliaran rupiah yang bersumber dari dana APBN.

"Jalan nasional bertaburan lubang dari tahun ke tahun tak pernah tuntas diperbaiki, begitu juga saluran parit yang tersumbat di sejumlah titik.

Sehingga setiap musim penghujan jalan Nasional menjadi tergenang. Ini akibat lemahnya pengawasan dari BPJN Aceh di Satker PPK 35.

Seharusnya, pihak BPJN Aceh rutin meninjau ruas jalan nasional yang ada di Aceh Tenggara, Gayo Lues maupun dan wilayah Pesisir Aceh," ujar kata warga Kuta Seri Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, Sumardi kepada TribunGayo.com, Jumat (31/1/2025).

Pasalnya, ruas jalan nasional yang bertaburan lubang itu rawan terjadi kecelakaan.

Dikatakan, kerusakan jalan juga terlihat di kawasan Kota Kutacane, Desa Biakmuli, Desa Sabilussalam, Desa Kuta Tengah.

Khusus di Desa Kuta Tengah jalan amblas ini juga rawan terjadi kecelakaan lalulintas khususnya pada pada malam hari, karena jalan yang amblas itu tidak terlihat pengendara.

Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi alias ZK Agara mengatakan anggaran rutin APBN tahun 2022, 2023 dan 2024 miliaran rupiah dialokasikan untuk pemeliharaan jalan nasional.

Seperti patching atau tambal jalan berlubang dan menggali saluran parit tersumbat.

Namun, setiap tahunnya tak pernah tuntas diperbaiki pada wilayah kerja PPK 35 BPJN Aceh di ruas jalan batas Gayo batas Aceh Tenggara- Sumatera Utara.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved