Senin, 8 Juni 2026

Liga Voli Korea

Megawati-Bukilic, Meriam Kembar Red Sparks yang Makin Menakutkan

Media Korea kembali menyoroti performa luar biasa tim voli Red Sparks, terutama berkat kontribusi duo andalan mereka, Megawati Hangestri Pertiwi...

Tayang:
Penulis: Cut Eva Magfirah | Editor: Rizwan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
MERIAM KEMBAR RED SPARKS- Pemain Red Sparks Park Megawati Hangesti mencoba melakukan spike saat Fun Volleyball Match melawan Indonesia All Star di Indonesia Arena Jakarta, Sabtu (20/4/2024). Media Korea kembali menyoroti performa luar biasa tim voli Red Sparks, terutama berkat kontribusi duo andalan mereka, Megawati Hangestri Pertiwi asal Indonesia dan Vanja Bukilic asal Serbia.  

Megawati-Bukilic, Meriam Kembar Red Sparks yang Makin Menakutkan

TRIBUNGAYO.COM - Media Korea kembali menyoroti performa luar biasa tim voli Red Sparks, terutama berkat kontribusi duo andalan mereka, Megawati Hangestri Pertiwi asal Indonesia dan Vanja Bukilic asal Serbia. 

Pasangan yang dijuluki “Meriam Kembar” ini menunjukkan kehebatan mereka dalam laga sengit melawan Hi-Pass pada Sabtu (15/2/2025). 

Mengutip laporan media olahraga Korea, TheSpike, kedua pemain ini menjadi kunci kemenangan KGC setelah mencatatkan skor individu yang mengesankan. 

Bukilic berhasil mencetak 23 poin, sementara Megawati tak kalah impresif dengan 22 poin. 

Kemenangan ini juga membuat Red Sparks menjadi tim kedua dalam Liga Voli Korea musim ini yang berhasil meraih 20 kemenangan (8 kekalahan), memperkecil jarak dengan Hyundai Hillstate di peringkat kedua klasemen.

Meskipun berhasil menang, laga ini tidak lepas dari tantangan. 

Kedua tim mencatat total 60 kesalahan, dengan Red Sparks menyumbang 31 di antaranya. 

Megawati dan Bukilic masing-masing melakukan 13 dan 11 kesalahan dalam pertandingan ini.

“Hal seperti ini memang bisa terjadi di lapangan, Saya banyak belajar dari pertandingan ini dan akan berusaha mengurangi kesalahan pada laga berikutnya.” ujar Megawati usai pertandingan yang dikutip dari TheSpike pada Minggu (16/2/2025).

Bukilic juga menambahkan meskipun mereka banyak melakukan kesalahan, tetapi ia bersyukur timnya bisa tampil solid hingga akhir.

“Meskipun kami membuat banyak kesalahan, saya senang karena tim tetap solid hingga akhir.” tambah Bukilic.

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin, mengakui bahwa kelelahan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa tim. 

“Kami hanya punya dua hari istirahat, dan itu terlihat dalam jumlah kesalahan yang meningkat,” katanya. 

Namun, ia tetap memuji semangat juang para pemainnya.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved