Berita Aceh
M Hendra Supardi Resmi Jabat Plt Dirut Bank Aceh Syariah, Ini Perjalanan Kariernya
“Dengan pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki, beliau diharapkan mampu membawa Bank Aceh Syariah semakin maju dan terus meningkatkan kualitas ,"
TRIBUNGAYO.COM - Muhammad Hendra Supardi resmi menjabat sebagai Plt Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh Syariah menggantikan Fadhil Ilyas.
Fadhil Ilyas sebelumnya menjabat Plt Direktur Utama sekaligus Direktur Bisnis Bank Syariah Aceh.
Keputusan penunjukan M Hendra Supardi sebagai Plt Dirut Bank Aceh Syariat juga berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris yang mekanismenya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Pergantian Plt Direktur Utama Bank Aceh saat ini lebih kepada pemenuhan Good Corporate Governance (GCG) yang baik.
Dan aspek independensi di internal Bank Aceh Syariah dalam fase ‘menunggu’ keputusan dari Pemegang Saham Pengendali (Gubernur Aceh) untuk memenuhi kekurangan direksi di lingkup bank milik rakyat Aceh tersebut.
M Hendra Supardi saat ini juga masih menjabat sebagai Direktur Dana dan Jasa di Bank Aceh Syariah.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai pemimpin Cabang Samudera Lhokseumawe (2015-2017).
Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Syariah, Iskandar, mengatakan, penggantian Plt Dirut ini dilakukan dalam rangka mempertimbangkan agar pelaksanaan tanggung jawab mitigasi risiko dalam pengelolaan bank tidak bertumpu pada satu orang.
Selain itu, untuk memastikan tata kelola sesuai dengan Peraturaan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 dan AD/ART Bank Aceh, serta sudah mendapatkan pencatatan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 14 Februari 2025.
“Dengan pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki, beliau diharapkan mampu membawa Bank Aceh Syariah semakin maju dan terus meningkatkan kualitas layanan perbankan syariah bagi masyarakat Aceh dan sekitarnya,” ujar Iskandar.
Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi yang mendalam guna memastikan kelangsungan pengelolaan bank agar tetap stabil dan meningkatkan efektivitas dalam penerapan fungsi mitigasi risiko.
Iskandar menambahkan, Fadhil Ilyas kini kembali ke posisi semula yaitu sebagai Direktur Bisnis PT Bank Aceh Syariah yang definitif.
“Beliau akan fokus dalam mengelola bisnis bank pada lini penyaluran pembiayaan baik disektor produktif maupun konsumtif,” ujarnya.
Seperti diketahui, Bank Aceh saat ini sedang fokus dalam peningkatan penyaluran pembiayaan UMKM/KUR.
Untuk tahun 2025 ini, alokasi pembiayaan KUR Bank Aceh Syariah sebesar Rp 1,5 triliun yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi pelaku UMKM di Aceh.
| GeRAK Aceh Soroti Penggunaan Dana Desa 2025, Minta Audit Mendalam dan Transparan |
|
|---|
| BNNP Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken MoU Pembentukan ULT P4GN |
|
|---|
| Tersangka Pembakaran Gedung Fakultas Pertanian Diumumkan, Sekjen IKA USK Apresiasi Kepolisian |
|
|---|
| Bupati Aceh Tengah Instruksikan Evaluasi ASN yang Absen Upacara Hari Lahir Pancasila |
|
|---|
| Petani di Aceh Tengah Mulai Panen Padi Perdana Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/M-HENDRA-SUPARDI-PLT-DIRUT-BANK-ACEH-SYARIAH.jpg)