Berita Nasional
iPhone 16 Resmi Lolos TKDN, Siap Dipasarkan di Indonesia Tanpa Harus Bangun Pabrik
Lima model iPhone terbaru yakni iPhone 16, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, iPhone 16 Pro Max, serta iPhone 16e.
TRIBUNGAYO.COM - Setelah melalui negosiasi panjang selama lima bulan, iPhone 16 akhirnya mendapatkan izin edar di Indonesia.
Apple telah memenuhi salah satu syarat utama, yaitu lolos sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Lima model iPhone terbaru yakni iPhone 16, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, iPhone 16 Pro Max, serta iPhone 16e, sertifikasi sudah muncul di laman TKDN Kemenperin.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari kesepakatan antara Apple dan Pemerintah Indonesia, yang mencangkup proposal investasi senilai 1 miliar dolas AS atau sekitar Rp 16,3 triliun.
Dalam proposal investasinya, Apple memilih skema investasi inovasi (Skema 3), yang berbeda dengan mayoritas vendor smartphone lain seperti Samsung, Oppo, Vivo, dan Xiomi yang memilih membangun pabrik di dalam negeri.
Apple berkomitmen untuk mengalokasikan dana tunai sebesar Rp 160 juta dolar AS atau setara dengan Rp 2,62 triliun untuk priode 2025-2028 sebagai bagian dari pemenuhan TKDN sesuai atauran yang berlaku.
Selain itu, Apple juga menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) yang berlaku dari 2023 hingga 2029.
Kesepakatan ini mencangkup pembangunan Apple Software Innovation and Technology Institute, Apple Professional Developer Academy, serta ekspansi manufaktur Apple di Indonesia.
Untuk diketahui, ada tiga skema investasi yang diatur Kemenperin agar vendor elektronik bisa memenuhi kewajiban TKDN dengan bobot minimal 35 persen.
Skema pertama adalah manufaktur atau membangun pabrik, lalu kedua adalah Skema Software (aplikasi), dan yang ketiga adalah skema inovasi.
Tetap Bangun Pabrik, Tapi untuk Aksesori
Sesuai MoU, Apple juga diwajibkan membawa Global Value Chain (GVC)-nya ke Indonesia.
Salah satu cara yang sudah disepekati adalah investasi senilai 150 juta dollar AS (sekitar Rp 2,46 triliun) melalui ICT Luxshare untuk membangun pabrik di Batam.
Pabrik tersebut akan memproduksi aksesori AirTag, dengan komponen baterai yang berasal dari produsen dalam negeri.
"Pabrik ini diharapkan dapat memenuhi 65 persen kebutuhan AirTag global. Tahap pertama investasi ini senilai 1 miliar dollar AS (sekitar Rp 16,3 triliun)," kata Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.
Apple juga berkomitmen membangun lini produksi baru di Long Harmony, Bandung.
iPhone
Apple
iPhone 16
Lolos TKDN
Investasi inovasi
Indonesia
TribunGayo.com
berita tribun gayo hari ini
| Mulai Besok Gaji ke-13 2026 Cair, Ini Rincian Penerima serta Komponen yang Diterima |
|
|---|
| Bansos PKH Tahap 2 2026 Cair, Begini Cara Cek Apakah Nama Anda Masuk Daftar Penerima |
|
|---|
| Baca Puisi di Pasar Gintung, Ruang Ekonomi jadi Ruang Kebudayaan |
|
|---|
| Daftar Harga BBM Terbaru di Seluruh Indonesia Mulai 1 Juni 2026 |
|
|---|
| Cek Rincian Tarif Listrik Rumah Tangga hingga Industri per 1 Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/iPhone.jpg)