Senin, 8 Juni 2026

Berita Aceh Tenggara

Gara-gara Selisih Paham, Seorang Pria Bacok IRT di Aceh Tenggara 

Saat itu pelaku mencurigai yang mencuri MUS  karena pelaku teringat dengan tertawaan MUS dengan istrinya saat pelaku lewat di depannya tersebut.

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
FOTO IST
PEMBACOKAN- Pelaku pembacokan terhadap seorang ibu rumah tangga warga Desa Amaliah Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara telah menyerahkan diri ke Polsek Darul Hasanah, Sabtu (22/3/2025). Motif pembacokan ini diduga karena salah paham, 

Laporan Asnawi Luwi|Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Seorang pria inisial BT (60) Warga Desa Simpang Empat Tanjung, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggaea membacok Samimah (55), seorang ibu rumah tangga (IRT) Warga Desa Amaliah Kecamatan Bukit Tusam.

Pembacokan itu terjadi di Desa Lawe Merhuntuh - Desa Tanjung Leuser, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara Sabtu (22/3/2025) sekira pukul 16.00 WIB. 

Motif pembacokan ini diduga karena salah paham. Usai membacok korban, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Darul Hasanah.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP R Doni Sumarsono didampingi Kasat Reskrim Iptu Bagus Pribadi mengatakan, pada Sabtu (22/3/2025) sekira Pukul 16.30 WIB pelaku pembacokan menyerahkan diri di Polsek Darul Hasanah

Awalnya, pelaku pada Sabtu (22/3/2025) sekira pukul 07.00 WIB pergi ke kebunnya di Lawe Runtuh Desa Tanjung Leuser Kecamatan Darul Hasanah dengan mengunakan sepeda motor saat.

Pada saat itu, pelaku lewat di depan Warung MUS, pelaku melihat mus dengan Istrinya Samimah di warung tersebut seperti menertawakan pelaku.

Kemudian sampai pelaku di kebunnya, pelaku melihat kebun karet miliknya sudah dicuri oleh orang  yang tidak tahu pelaku pencurinya.

Saat itu pelaku mencurigai yang mencuri MUS  karena pelaku teringat dengan tertawaan MUS dengan istrinya saat pelaku lewat di depannya tersebut.

Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB pelaku pulang dari kebunnya dan singgah di tempat warung MUS.

Dan pelaku bertemu dengan alam dan pelaku bicara tentang pencurian yang terjadi di kebunnya bersama dengan saudara alam.

Saat itu pembicaraan pelaku dengan Alam di tempat MUS di dengar oleh Samimah atau istri dari MUS.

Pembicaraan itu “ alam aku senakh ni tangko kalak empus karet ku bahas Alas (Alam aku selalu kecurian kebun karet ku” di jawab Alam “jagai bamru kase dapat orangnya (jagai bambru biar dapat orangnya)”

kemudian pelaku katakan “de gende pot silap kite bahan ne” di jawab Samimah “silap kae Merandal Kau, de merandal kau Tengkah Gat (silap apa, kalau hebat  kau bacok terus )”

malot barang buktine malet pang aku, kalau ada barang buktinya ku tengkah gat lalu dijawab Samimah, ( toh kau kalak ne, de merandal kau tengkah gat (tahu kau orangnya kalau hebat/nekat bacok terus)),

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved