Jumat, 1 Mei 2026

Berita Nasional

Pemerintah Perpanjang Waktu Libur, Menko Praktino: Perjalanan Mudik Lebaran 2025 Bisa Lebih Lama

Momen Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, yang saling berdekatan, dalam bulan Maret 2025 bisa memperpanjang libur.

Tayang:
Editor: Rizwan
Tribunnews/Taufik Ismail
LIBUR LEBARAN 2025 - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/2/2025). 

TRIBUNGAYO.COM - Momen Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, yang saling berdekatan, dalam bulan Maret 2025 bisa memperpanjang libur.

Terkait jadwal libur panjang itu, Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran, kenyamanan, dan keamanan arus mudik lebaran 2025.

Diharapkan dengan libur panjang ini bisa perjalanan mudik 2025 yang lebih lama.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan pada mudik tahun ini Pemerintah waktu libur.

"Tahun ini kita berusaha memperlebar waktu liburnya. Kita konsolidasikan libur ASN dengan libur sekolah, dan ASN juga diberi kebijakan Flexible Work Arrangement (FWA) bekerja dari mana saja," ujar Pratikno melalui keterangan tertulis, Senin (24/3/2025).

Pada mudik tahun ini Pemerintah menerapkan WFA untuk ASN.

Penerapan kebijakan WFA ini karena momen Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, yang saling berdekatan, di bulan Maret 2025.

Kebijakan WFA untuk ASN berdasarkan Surat Edaran Kemenpan-RB Nomor 2 Tahun 2025 mulai 24 Maret hingga 27 Maret 2025.

Lalu kebijakan libur sekolah dimajukan menjadi 21 Maret dan berakhir pada 8 April. Semula libur sekolah dan madrasah dimulai pada 24 Maret.

Siswa akan kembali masuk sekolah pada 9 April 2025.

"Dengan cara ini, kita buat rentang perjalanan mudik lebih panjang, dan mengurangi kepadatan dan beban transportasi di hari-hari tertentu," tambahnya.

Pemerintah, kata Pratikno, memastikan kelancaran perjalanan mudik dengan memperbaiki infrastruktur transportasi, seperti perbaikan jalan dan jembatan yang menjadi tanggung jawab Kementerian PU dan pemerintah daerah.

Upaya lain yang dilakukan adalah menambah layanan transportasi umum seperti kereta api, pesawat, dan kapal, serta memberikan berbagai insentif seperti diskon tarif tiket, dan diskon tarif tol untuk menghindari penumpukan kendaraan di hari-hari tertentu.

"Banyak inovasi-inovasi baru yang kita lakukan dalam pelaksanaan Mudik Lebaran 2025 ini belajar dari pengalaman tahun lalu," katanya.

Selain kelancaran perjalanan mudik, kenyamanan pemudik juga jadi prioritas.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved