Idul Fitri 2025
Takbiran Idul Fitri 2025: Waktu, Keutamaan, dan Lafadznya
Idul Fitri 2025 semakin dekat, dan umat Muslim di seluruh dunia bersiap menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan.
TRIBUNGAYO.COM - Idul Fitri 2025 semakin dekat, dan umat Muslim di seluruh dunia bersiap menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan.
Salah satu tradisi yang selalu dilakukan adalah takbiran, yang menggemakan lafadz takbir sebagai tanda berakhirnya Ramadan dan datangnya 1 Syawal.
Malam takbiran menjadi momen penuh makna, di mana umat Muslim dianjurkan untuk mengumandangkan takbir sejak terbenamnya matahari pada akhir Ramadan hingga sebelum sholat Idul Fitri dilaksanakan.
Takbir ini bisa dilafalkan secara pribadi maupun berjamaah, baik di rumah, masjid, atau tempat lainnya.
Dalam syariat Islam, takbiran Idul Fitri memiliki keutamaan sebagai bentuk syiar Islam dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.
Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan untuk bertakbir setelah sholat fardhu sepanjang malam takbiran hingga pagi hari sebelum sholat ‘Ied dimulai.
Takbiran adalah melantunkan kalimat "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar) sebagai ungkapan rasa syukur dan pengagungan kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya.
Adapun, hukum membaca lafadz takbir Idul Fitri adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan dan tidak boleh ditinggalkan tanpa alasan yang syar'i.
Takbir Versi Pendek
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Arab Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu.
Artinya: "Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya."
Takbir Fersi Panjang
Untuk lafadz takbir Idul Fitri versi panjang, umat muslim dapat melanjutkannya dengan dzikir. Caranya yakni membaca takbir Idul Fitri sebanyak 3 kali kemudian dilanjutkan dengan bacaan dzikirnya.
Adapun lafadz dzikir yang dibaca adalah:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ
Arab Latin: Allahu akbar kabira, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila, la ilaha illallahu wa la na'budu illa iyyahu mukhlishina lahud dana wa law karihal kafirun, la ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallahu wallahu akbar.
| 74 CJH Gayo Lues Tergabung dalam Kloter 8 Bersama Aceh Besar dan Bireuen, Ini Jadwal Keberangkatan |
|
|---|
| Pompa Bio Solar di SPBU Lawe Desky Aceh Tenggara Rampung Diperbaiki, Pengisian Kembali Normal |
|
|---|
| Pemkab Gayo Lues Resmi Berlakukan WFH Setiap Hari Jumat |
|
|---|
| Dua Kampung di Aceh Tengah Raih Penghargaan Website dan Media Sosial Terbaik |
|
|---|
| Tinjau Huntara di Bener Meriah, Tito Karnavian Nilai Pembangunan di Kampung Tunyang Berjalan Cepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Wisata-Aceh-Tengah-Alasan-Masjid-Al-Munawwarah-Jadi-Magnet-Wisata-Religi-di-Takengon.jpg)