Senin, 8 Juni 2026

Berita Nasional

Kenali 7 Tanda Gangguan Ginjal yang Perlu Diwaspadai

Berikut adalah beberapa gejala yang bisa menjadi indikasi adanya gangguan ginjal.

Tayang:
Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNNEWS.COM
ILUSTRASI GINJAL - Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh, terutama dalam menyaring darah dan membuang limbah melalui urine. Penderita mungkin mengalami sering buang air kecil, terutama pada malam hari, atau sebaliknya, produksi urine menurun tanpa sebab yang jelas. 

4. Perubahan Rasa dan Nafsu Makan

Penumpukan racun dalam darah akibat disfungsi ginjal dapat mengubah indera perasa dan selera makan Anda.

Beberapa tanda umum meliputi:

  • Rasa logam yang terus-menerus di mulut.
  • Kehilangan nafsu makan atau penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
  • Perasaan mual atau muntah, terutama di pagi hari.

Gejala-gejala ini terjadi ketika limbah terakumulasi dalam tubuh, suatu kondisi yang dikenal sebagai uremia.

5. Sulit Tidur

 Bila ginjal gagal menyaring racun secara efektif, zat sisa tersebut tetap berada di aliran darah alih-alih dibuang melalui urin.

Hal ini dapat menyebabkan:

  • Kesulitan untuk tertidur atau tetap tertidur.
  • Sindrom kaki gelisah menyebabkan rasa tidak nyaman dan gangguan tidur.
  • Apnea tidur umumnya dikaitkan dengan penyakit ginjal.

Jika Anda memiliki masalah tidur kronis, mungkin ada baiknya memeriksakan fungsi ginjal Anda.

6. Sesak Napas

Jika Anda mengalami sesak napas bahkan tanpa beraktivitas, ginjal Anda mungkin tidak berfungsi dengan baik.

Hal ini dapat terjadi karena:

  • Penumpukan cairan dalam paru-paru, sehingga menyulitkan pernapasan.
  • Kadar oksigen menurun akibat anemia yang disebabkan penyakit ginjal.
  • Jika Anda merasakan sesak napas yang tidak diketahui penyebabnya, segera konsultasikan ke dokter.

7. Merasa Lelah, Padahal Aktivitas Ringan

Jika Anda terus-menerus merasa lelah meskipun sudah beristirahat, bisa jadi itu karena masalah ginjal.

Ginjal yang sehat menghasilkan hormon yang disebut eritropoietin (EPO), yang membantu membuat sel darah merah. 

Ketika fungsi ginjal menurun, produksi EPO menurun, yang menyebabkan anemia, kondisi yang menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan pusing. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com.

Baca juga: Demi Dapat Kursi di Parlemen, Caleg di Bondowoso Rela Jual Ginjal

Baca juga: Dokter Keluarkan 300 Batu Ginjal dari Wanita Berusia 20 Tahun, Gegara Jarang Minum Air Putih

Baca juga: Otak Pelaku Sindikat Jual Beli Ginjal Diduga Orang Indonesia yang Menetap dan Bekerja di India

Sumber: Tribun health
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved