Kamis, 9 April 2026

Berita Aceh Tenggara

Menjamurnya Terminal Bayangan, UPTD Terminal Tipe C Kutacane Perlu Pembenahan

Terminal Terpadu Kutacane sudah sangat layak dan memiliki area yang cukup luas untuk menampung angkutan antar kota dalam provinsi maupun luar provinsi

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNGAYO/ASNAWI LUWI
TERMINAL TERPADU KUTACANE - Menjamurnya terminal bayangan di Aceh Tenggara menyebabkan Terminal Tipe C Terpadu Kutacane menjadi sepi dari aktivitas angkutan umum. Terminal Terpadu Kutacane sudah sangat layak dan memiliki area yang cukup luas untuk menampung angkutan antar kota dalam provinsi maupun luar provinsi. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Menjamurnya terminal bayangan di Aceh Tenggara menyebabkan Terminal Tipe C Terpadu Kutacane menjadi sepi dari aktivitas angkutan umum.

Para sopir angkutan perkotaan dan pengelola mobil penumpang (Mopen) mendesak Bupati Aceh Tenggara, M Salim Fakhry, untuk segera merelokasi seluruh angkutan ke dalam Terminal Terpadu Kutacane.

Serta mereka juga meminta adanya pembenahan pada sistem Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Terminal.

"Kami meminta kepada Bupati Salim Fakhry agar seluruh pengemudi angkutan umum di Aceh Tenggara diwajibkan masuk ke terminal dan tidak lagi menaikkan atau menurunkan penumpang di sembarang tempat.

Jika semua Mopen, baik jenis L300, Innova, maupun kendaraan lainnya, sudah beroperasi di dalam terminal, maka lalu lintas di Jalan Nasional Kota Kutacane akan lebih tertib," ujar Pengawas Mobil BTN rute Kutacane–Medan, Samsul Bahri, kepada TribunGayo.com, Minggu (30/3/2025).

Ia menambahkan, jika seluruh pengusaha atau operator Mopen serta angkutan kota (angkot) berkantor di dalam terminal, maka aktivitas di terminal akan semakin ramai.

"Kami berharap tidak ada lagi terminal bayangan yang dapat menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan di Kota Kutacane," ujar Samsul.

Menurutnya, Terminal Terpadu Kutacane sudah sangat layak dan memiliki area yang cukup luas untuk menampung angkutan antar kota dalam provinsi maupun luar provinsi.

"Saya meminta kepada Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry agar segera menertibkan dan memindahkan seluruh angkot ke terminal Terpadu.

Kalau terminal Terpadu Kutacane ramai maka akan mendongkrak perekonomian masyarakat pedagang kecil," tambahnya. (*)

Baca juga: Arus Mudik Lebaran Idul Fitri, Terminal Terpadu Kutacane Sepi

Baca juga: Jelang Lebaran, Penumpang Lintas Kutacane-Medan Masih Sepi di Terminal Terpadu

Baca juga: Bupati Dan Wabup Aceh Tengah Periksa Keselamatan Penumpang di Terminal Terpadu Tipe A Paya Ilang

 

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved