Kamis, 16 April 2026

Berita Nasional

Bejat! Guru Silat di Wonogiri Diduga Cabuli Belasan Murid di Bawah Umur

Menurut seorang warga yang enggan disebutkan namanya, korban-korban tersebut adalah anak-anak sekolah yang masih berusia muda.

Editor: Sri Widya Rahma
Kompas.com
FOTO ILUSTRASI - Sebuah kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang guru silat di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah, telah membuat heboh warga setempat. Polisi masih belum menerima laporan terkait belasan korban, namun telah meminta keterangan para korban dan mengumpulkan alat bukti. 

TRIBUNGAYO.COM - Sebuah kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang guru silat di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah, telah membuat heboh warga setempat.

Guru silat berinisial S diduga telah mencabuli belasan muridnya, yang masih berusia di bawah umur dan duduk di bangku SMP dan SMA.

Menurut seorang warga yang enggan disebutkan namanya, korban-korban tersebut adalah anak-anak sekolah yang masih berusia muda.

"Korbannya anak-anak sekolah. Anak SMP-SMA. Dari wilayah Purwantoro," ujarnya.

Guru silat tersebut telah mengakui perbuatannya saat diinterogasi di rumah ketua RT setempat.

"Disidang di sana. Mengakui perbuatannya juga," terangnya kepada TribunSolo.com.

Pihak kepolisian telah mengusut kasus ini dan telah menerima laporan dari tujuh korban.

"Murid di perguruan silat, laporan perbuatan cabul," jelas Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo.

Polisi masih belum menerima laporan terkait belasan korban, namun telah meminta keterangan para korban dan mengumpulkan alat bukti.

"Kalau korban sudah ada 7 yang melapor ke kami, (Informasi korban belasan) Belum tahu, yang melapor ke kami sejauh ini 7 orang. Melaporkan orang yang sama," kata AKP Anom, Kamis (3/4/2025).

Sejumlah korban juga telah diperiksa kejiwaannya dan polisi telah memeriksa saksi-saksi.

"Sudah ada pemeriksaan psikologis ke beberapa korban, kita juga telah memeriksa saksi-saksi, usai menerima pelimpahan dari Polsek, kita juga langsung melakukan gelar perkara," ujar AKP Anom. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com.

Baca juga: YAC Minta BNPB RI Awasi Proyek Pembangunan Jembatan di Bener Meriah Senilai Rp 24,9 Milliar

Baca juga: Menghidupkan Wisata Sejarah: Menggali Identitas dan Mendorong Ekonomi Daerah

Baca juga: Tragis! Pencuri Ayam Dihabisi Warga dengan Balok dan Senapan Angin di Subang

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved