Senin, 8 Juni 2026

Berita Aceh Tengah

Genjot Pariwisata dan Pertanian, Pemkab Aceh Tengah dan Malang Jajaki Kerjasama

"Kolaborasi antara Pemkab Aceh Tengah dan Pemkab Malang menjadi sinergi dan persaudaraan yang kuat," ujar Bupati Aceh Tengah.

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Sri Widya Rahma
Dokumen Humas porkopim
KERJASAMA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah bersinergi dengan Pemkab Malang, Provinsi Jawa Timur, untuk menjajaki kerja sama strategis yang bertujuan menggenjot sektor pariwisata dan pertanian di Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (22/04/2025). Bupati Malang, Drs H M Husaini MM, menjelaskan tempat wisata terkenal di Kabupaten Malang meliputi Gunung Bromo, Gunung Kawi, pantai-pantai, dan kerajinan batik, serta wisata buatan. 

Laporan Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah bersinergi dengan Pemkab Malang, Provinsi Jawa Timur, untuk menjajaki kerja sama strategis yang bertujuan menggenjot sektor pariwisata dan pertanian di Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (22/04/2025).

Aceh Tengah dikenal dengan keindahan alam pegunungan Gayo dan hamparan kebun kopi Arabika, sementara Kabupaten Malang memiliki branding pariwisata “Kota Malang Makmur” dan pengelolaan sampah terintegrasi yang sudah menjadi model nasional.

Dalam pertemuan awal di Pendopo Bupati Malang, rombongan Pemkab Aceh Tengah yang dipimpin oleh Bupati Drs Haili Yoga MSi, menyampaikan keinginan untuk mempelajari pengelolaan destinasi wisata yang berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengembangan desa wisata, dan pemasaran digital.

Selain itu, mereka tertarik mempelajari sistem pengelolaan sampah terpadu milik Pemkab Malang, mulai dari bank sampah, infopoint digital, hingga koordinasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjadikan kota ini terjaga kebersihannya.

Bupati Malang, Drs H M Husaini MM, didampingi istri, menjelaskan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Malang mencapai 2.654.448 jiwa menurut data BPS 2019.

Namun, menurut data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) jumlahnya sekitar 3 juta jiwa karena BPS berdasarkan hunian yang tinggal.

Serta luas daerahnya 3.473 ribu hektar, terdiri dari 378 desa, 12 kelurahan, dan 33 kecamatan.

"Luas lahan pertanian mencapai 43 ribu hektar, dengan hasil perkebunan tebu dan padi yang menghasilkan 408 ribu ton surplus tahun lalu.

Komoditas lain seperti jeruk dan kopi sudah diekspor ke Eropa, Amerika, dan Jepang. Produksi susu mencapai sekitar 400 ribu liter per hari, dan PAD mencapai Rp. 1.035 triliun per tahun," terang Bupati yang melanjutkan periode ke dua kepemimpinannya.

"Inovasi lainnya termasuk alpukat organik dengan berat mencapai 2 kg per buah, serta ekspor ikan nila dan lele ke Belanda dan Amerika," tambahnya.

Ia menjelaskan tempat wisata terkenal di Kabupaten Malang meliputi Gunung Bromo, Gunung Kawi, pantai-pantai, dan kerajinan batik, serta wisata buatan.

Dalam hal pengelolaan sampah, produksi gas metan dari sampah dialirkan ke desa-desa sehingga tidak perlu menggunakan elpiji.

"Dinas Lingkungan Hidup setempat juga membuka peluang studi banding terkait pengelolaan sampah yang tidak menimbulkan bau.

Inovasi lainnya termasuk kolaborasi dengan TNI Kostrad terkait pemusnahan sampah, serta desa telah pemanfaatan TPS3R dan telah mengahasilkan PAdes," jelasnya.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved